Setelah itu sistem masih harus menentukan konteks percakapan.
Seseorang yang mengatakan "saya tidak mau membeli mobil listrik" tidak seharusnya langsung dianggap ingin membeli mobil listrik.
Sementara itu, jika orang tersebut mengunjungi halaman harga sebuah mobil listrik berkali-kali, sinyal ketertarikannya jauh lebih mudah diinterpretasikan.
Karena itulah data aktivitas digital sangat berharga bagi industri periklanan.
Perangkat yang Berdekatan Bisa Menghasilkan Petunjuk Tambahan
Ada fenomena lain yang dapat membuat iklan terasa semakin misterius.
Misalnya, Anda tidak pernah mencari mesin kopi. Namun, pasangan atau anggota keluarga Anda mencarinya berkali-kali.
Kemudian kalian membicarakan mesin kopi tersebut di rumah.
Beberapa waktu kemudian, iklan mesin kopi muncul di HP Anda.
Sekilas, mikrofon menjadi tersangka paling mudah.
Namun, perangkat yang berada dalam lingkungan yang sama dapat menghasilkan berbagai sinyal yang saling berkaitan. Sistem digital dapat mengenali pola berdasarkan jaringan, lokasi, aktivitas akun, interaksi sosial, dan berbagai informasi lainnya yang tersedia bagi layanan tertentu.
Tidak berarti semua platform menggunakan seluruh sinyal tersebut secara bersamaan. Praktik pengumpulan data juga berbeda antara perusahaan, aplikasi, wilayah, dan pengaturan privasi pengguna.
Namun, keberadaan begitu banyak sinyal tersebut menunjukkan bahwa hubungan antarperangkat dapat diperkirakan tanpa harus merekam percakapan.
Ada Kontroversi Teknologi Bernama Active Listening
Kecurigaan masyarakat semakin besar setelah muncul pemberitaan mengenai layanan pemasaran bernama "Active Listening".
Pada 2024, 404 Media melaporkan materi pemasaran dari Cox Media Group yang menggambarkan sebuah teknologi yang diklaim dapat membantu pengiklan menggunakan informasi berkaitan dengan percakapan di sekitar perangkat pintar.
Materi tersebut memunculkan kontroversi karena memberikan kesan bahwa suara pengguna dapat digunakan sebagai sumber informasi untuk menentukan iklan.
Google kemudian menghapus Cox Media Group dari program Google Partners setelah masalah tersebut mendapat perhatian.