Rp757,8 Triliun untuk Pendidikan

Ilustrasi Anggaran Pendidikan dalam RAPBN 2026--
Ruang kelas yang layak: ventilasi yang baik, pencahayaan optimal, dan furnitur yang ergonomis.
Laboratorium sains dan komputer: Dilengkapi dengan perangkat modern untuk mendukung pembelajaran praktikum dan digital.
Perpustakaan: Ruang baca yang nyaman dengan koleksi buku yang memadai dan akses digital.
Fasilitas pendukung: Toilet yang bersih, kantin sehat, dan ruang serbaguna untuk kegiatan ekstrakurikuler.
Pendekatan ini menjamin bahwa setiap siswa memiliki akses yang sama terhadap lingkungan belajar yang kondusif. Revitalisasi ini juga menjadi pintu masuk untuk implementasi kurikulum merdeka yang lebih efektif, di mana siswa didorong untuk berpikir kritis dan kreatif melalui berbagai aktivitas di dalam dan luar kelas.
Memutus Rantai Kemiskinan
Kesuksesan program ini terletak pada kemampuannya untuk menjangkau wilayah-wilayah yang paling membutuhkan.
Pemerintah, melalui kolaborasi erat antara Kemendikdasmen dan Kementerian PUPR, menggunakan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebagai basis utama untuk memetakan prioritas renovasi.
Data ini memastikan tidak ada sekolah di daerah 3T (Terluar, Terdepan, Tertinggal) yang terlewat dari perhatian.
Program ini tidak berhenti pada infrastruktur. Pemerintah juga meluncurkan inisiatif inovatif untuk menjawab tantangan pemerataan pendidikan secara lebih fundamental:
Sekolah Rakyat (SR): Program ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem (desil 1 dan 2) yang tidak memiliki akses pendidikan memadai. Sekolah Rakyat menerapkan sistem asrama (boarding school) untuk memastikan pendidikan berjalan optimal, sekaligus memutus rantai kemiskinan dengan pembekalan karakter, keahlian, dan disiplin tinggi.
Sekolah Garuda: Sebagai pelengkap, program ini menargetkan bibit-bibit unggul dari seluruh Indonesia untuk mendapatkan pendidikan berstandar internasional secara gratis. Sekolah ini akan menjadi tempat di mana talenta-talenta terbaik dipersiapkan untuk menjadi pemimpin masa depan, menguasai sains dan teknologi terkini.
Untuk menjamin akuntabilitas dan efektivitas, program rehabilitasi ini didukung teknologi canggih.
Pemerintah meluncurkan Sistem Informasi Manajemen Infrastruktur Pendidikan (SIMIP), sebuah platform digital yang memungkinkan masyarakat memantau perkembangan proyek renovasi sekolah secara real-time.
SIMIP menampilkan data terperinci. Mulai dari alokasi anggaran, jadwal pembangunan, hingga foto-foto kemajuan proyek.
Platform ini juga dilengkapi dengan kanal aduan publik, yang memungkinkan masyarakat, guru, dan orang tua melaporkan setiap ketidaksesuaian di lapangan.
Sumber: