TRAFIK JALAN TOL TRANS SUMATERA MELONJAK! Ruas Ini Naik 56 Persen

TRAFIK JALAN TOL TRANS SUMATERA MELONJAK! Ruas Ini Naik 56 Persen

Trafik Jalan Tol Trans Sumatera meledak hingga 122.658 kendaraan saat libur panjang. Ruas Padang-Sicincin catat lonjakan tertinggi 56 persen!--

RIAU, DISWAY.ID - Ledakan pergerakan masyarakat benar-benar terjadi dan memadati seluruh jalur bebas hambatan di Pulau Sumatera pada momen libur panjang kali ini. PT Hutama Karya (Persero) mencatat lonjakan volume kendaraan yang sangat masif di sepanjang Jalan Tol Trans Sumatera atau JTTS.

Kombinasi hari libur keagamaan dan nasional membuat masyarakat berbondong-bondong membanjiri jalanan sejak awal musim liburan. Fenomena ini menciptakan rekor trafik baru pada periode pengamatan 29 Mei 2026.

Arus Kendaraan Libur Panjang Meroket Hampir 20 Persen

Mobilitas masyarakat yang berlanjut selama Libur Panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila memicu kenaikan volume lalu lintas secara drastis. Hutama Karya melaporkan total kendaraan yang melintas pada berbagai ruas operasional mencapai angka fantastis 122.658 unit.

Angka pergerakan kendaraan tersebut melesat tajam sebesar 19,72% jika Anda bandingkan dengan kondisi trafik normal harian. Manajemen secara berkelanjutan terus memonitor layanan operasional demi menjaga kelancaran arus lalu lintas yang kian padat.

Padang Sicincin Juara Lonjakan Trafik Tertinggi

Secara mengejutkan, Tol Padang - Sicincin mencetak rekor kenaikan persentase tertinggi sepanjang jaringan jalan tol Sumatera. Jalur ini mencatat volume sebanyak 3.342 kendaraan atau meroket hingga 56,83% dari hari biasa.

Menempel ketat di posisi kedua, Tol Pekanbaru - XIII Koto Kampar juga mencatatkan lonjakan arus kendaraan yang sangat masif. Ruas tol tersebut berhasil menjaring sebanyak 7.605 kendaraan atau meningkat 53,89% dari trafik normal.

Serbuan Kendaraan Padati Jalur Aceh dan Sumatera Utara

Lonjakan pergerakan pemudik juga terjadi secara signifikan pada Tol Sigli - Banda Aceh atau Sibanceh di ujung utara Sumatera. Jalur strategis ini mencatat arus sebanyak 10.982 kendaraan yang berarti naik hingga 52,63%.

Sementara itu, Tol Kuala Tanjung - Tebing Tinggi - Parapat Seksi 1-4 yang mengarah ke Pematang Siantar juga menjadi primadona utama. Anak usaha HK, PT Hutama Marga Waskita atau HMW, melaporkan sebanyak 25.216 kendaraan melintas atau naik 43,11%.

Trafik Jalur Utama Bengkulu Hingga Langsa Ikut Melesat

Akses penghubung Tol Binjai - Langsa khususnya seksi Binjai - Pangkalan Brandan tidak luput dari serbuan para pelancong. Ruas ini sukses mencatatkan angka 11.273 kendaraan atau mengalami pertumbuhan sebesar 18,79%.

Kondisi serupa juga menimpa jalur Tol Bengkulu - Taba Penanjung yang mencatat pertumbuhan volume sebesar 25,66%. Meskipun secara kuantitas hanya menyentuh 1.949 kendaraan, persentase kenaikan di Bengtaba ini tergolong sangat tinggi.

Jalur Gemuk Permai dan Terpeka Tetap Mendominasi

Tol Pekanbaru - Dumai atau Permai masih menjadi salah satu jalur tersibuk dengan kontribusi sebanyak 15.545 kendaraan. Angka pergerakan mobil di jalur logistik ini meningkat sebesar 7,28% dari hari biasa.

Selanjutnya, Tol Palembang - Indralaya - Prabumulih membukukan total 14.968 kendaraan atau naik sebesar 5,19%. Tidak mau ketinggalan, Tol Terbanggi Besar - Kayu Agung atau Terpeka mencatat 14.283 kendaraan atau tumbuh 5,46%.

Anomali Tol Betung Tempino Jambi Alami Penurunan

Di tengah pesta pora lonjakan trafik di hampir seluruh Sumatera, sebuah anomali justru terjadi pada jalur penghubung baru. Tol Betung - Tempino - Jambi khususnya seksi Bayung Lencir - Tempino mencatatkan penurunan volume.

Arus kendaraan pada ruas tersebut tercatat sebanyak 7.550 unit atau merosot sebesar 7,44% dari trafik normal. Kendati demikian, Hutama Karya tetap menyiagakan petugas lapangan secara optimal untuk mengantisipasi lonjakan susulan.

Manajemen HK Siaga Penuh Amankan Fasilitas Pendukung

Sumber:

Berita Terkait