Musda IV IJTI Riau Panas! Bursa Calon Ketua Mulai Memuncak!
Bursa calon Ketua IJTI Riau 2026 memanas jelang Musda IV di Pekanbaru. Ahmad Dison hingga Indra Yoserizal bersaing ketat pimpin organisasi jurnalis TV--
RIAU, DISWAY.ID - Dunia pers di Bumi Lancang Kuning sedang guncang! Pengurus Daerah Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Riau sedang sibuk menyiapkan agenda super penting, yakni Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV. Hajatan besar para pemburu berita layar kaca ini bakal berlangsung pada Sabtu, 17 Januari 2026, di Kota Pekanbaru.
Ketua Panitia Musda IV IJTI Riau, Indra Yoserizal, memberikan sinyal kuat bahwa timnya sudah tuntas membereskan urusan teknis dan administratif. Musda ini bukan sekadar kumpul-kumpul biasa, melainkan momentum krusial bagi seluruh anggota aktif dari 12 kabupaten dan kota di Riau untuk menentukan nasib organisasi empat tahun ke depan. Jangan sampai ketinggalan, karena jajaran pengurus pusat seperti Ketua Umum IJTI Herik Kurniawan kabarnya bakal turun langsung mengawal proses suksesi ini.
Bursa Calon Ketua Memanas: Sosok Senior vs Figur Energik
Sobat jurnalis, persaingan kursi panas Ketua IJTI Riau periode 2026-2030 kini semakin menarik untuk disimak. Nama Ahmad Dison, wartawan senior dari SCTV-Indosiar yang saat ini menjabat sebagai Plt Ketua, muncul sebagai kandidat kuat. Pengalamannya memimpin masa transisi menjadi modal besar bagi dirinya untuk lanjut memegang tongkat komando secara definitif.
Namun, langkah Dison tidak akan mudah. Indra Yoserizal dari iNews juga mencuri perhatian publik. Sosoknya yang energik dan memiliki rekam jejak puluhan tahun di industri televisi dianggap sebagai angin segar bagi organisasi. Belum lagi deretan nama beken seperti Yan Cahyadi (RTV), Irwansyah (TVRI), Apriyal (Metro TV), hingga Denny Winson (Garuda TV) yang siap memberikan kejutan di menit-menit akhir.
Transparansi Jadi Harga Mati: Sesuai AD-ART Organisasi
Ahmad Dison menjamin bahwa Musda ke-IV ini akan berjalan bersih tanpa permainan belakang. Ia menegaskan bahwa setiap proses, mulai dari penjaringan hingga pemungutan suara, wajib berlandaskan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART) perusahaan. Transparansi menjadi kunci agar ketua terpilih nantinya memiliki legitimasi kuat dari seluruh anggota.
"Kami berharap Musda ke-IV ini melahirkan ketua dan pengurus yang benar-benar kompeten. Ini penting agar organisasi semakin maju dan mampu menjalankan amanah dengan tanggung jawab penuh," tegas Ahmad Dison saat mematangkan persiapan.
Jurnalis Televisi di Tengah Gempuran Era Digital
Musda kali ini tidak hanya bicara soal perebutan kursi pimpinan. Panitia telah menyiapkan diskusi strategis bertajuk ”Peran Jurnalis Televisi di Era Digital”. Agenda ini sangat relevan mengingat tantangan profesi yang semakin kompleks. Para jurnalis dituntut untuk tetap adaptif dan inovatif agar tetap relevan di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi yang serba cepat.
Momentum ini juga menjadi ajang bagi pengurus pusat, termasuk Ketua Bidang Organisasi Jazuli dan Korwil Sumatera Gusti Yennosa, untuk memberikan arahan taktis bagi perkembangan jurnalisme televisi di daerah. Akankah Musda kali ini membawa IJTI Riau ke level yang lebih tinggi? (*)
Sumber: