Dari Santri Jadi Sekda, Begini Sosok Syahrial Abdi di Mata Alumni Babussalam Pekanbaru

Syahrial Abdi - Mediacenter.riau ---
RIAU, DISWAY.ID - Pekanbaru tengah menjadi sorotan malam ini. Syahrial Abdi, jebolan Pondok Pesantren Babussalam Pekanbaru, resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau. Karier panjangnya dari santri, camat, kepala dinas, hingga pernah dipercaya sebagai Penjabat Bupati, kini mencapai puncak dengan menduduki jabatan strategis di pemerintahan provinsi.
Sambutan Hangat Alumni Babussalam
Penetapan Syahrial Abdi sebagai Sekda Riau membawa kebanggaan tersendiri bagi Ikatan Keluarga Alumni Pondok Pesantren (IKA) Babussalam Pekanbaru. Para alumni menilai capaian ini adalah bukti bahwa pendidikan pesantren mampu melahirkan pemimpin berintegritas.
Ketua Harian IKA Ponpes Babussalam Pekanbaru, Androy Ade Rianda, mengungkapkan rasa syukurnya. “Tentu kami dari Ikatan Alumni Pondok Pesantren Babussalam, pertama sangat bangga terus apresiasi terhadap dipilihnya Pak Syahrial Abdi yang juga jebolan dari ponpes. Mudah-mudahan dapat membantu gubernur dan wakil gubernur Provinsi Riau dalam membangun daerah ini,” katanya di Pekanbaru, Jumat (29/08/2025).
Harapan untuk Riau Lebih Baik
Androy menambahkan, hadirnya sekda definitif diharapkan mampu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan daerah. Menurutnya, Syahrial memiliki kapasitas dan pengalaman yang cukup, terutama sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang berperan penting dalam menentukan arah kebijakan fiskal.
“Dengan adanya Sekda Riau yang sudah definitif ini dapat memberikan ruang yang lebih dan jalan keluar dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi Provinsi Riau hari ini. Sehingga, Pak Syahrial Abdi dapat menjalankan amanah selaku ketua TAPD dengan sebaik-baiknya,” ujarnya penuh harap.
Jejak Akademik dan Prestasi Sejak Remaja
Perjalanan akademik Syahrial Abdi ternyata sudah menonjol sejak masa remaja. Menurut Androy, Syahrial dikenal berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik. “Kalau dari sudut pandang alumni, memang Pak Syahrial Abdi ini sudah punya prestasi sejak zaman SMP. Sudah pernah juara olimpiade, pernah dikirim ke pertukaran pelajar ke luar negeri, dan sampai punya nilai yang membanggakan di mata alumni,” jelasnya.
Bagi Androy, capaian tersebut merupakan buah dari kerja keras, disiplin, serta nilai-nilai pesantren yang melekat kuat dalam diri Syahrial. Nilai-nilai itu diyakini menjadi modal penting dalam kepemimpinan birokrasi hingga saat ini.
Karier Panjang di Dunia Birokrasi
Selain prestasi akademik, kiprah Syahrial di birokrasi juga tak kalah gemilang. Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ini pernah menduduki berbagai jabatan strategis. Mulai dari camat, kepala dinas, hingga Penjabat (Pj) Bupati di Kampar dan Bengkalis.
“Dari segi birokrasi, beliau tentu sudah tak diragukan lagi, jebolan IPDN pernah menjadi camat hingga Pj Bupati. Tentu memang dari dulu, Pak Syahrial Abdi ini sudah menjadi idola bagi para alumni Ponpes Babussalam Pekanbaru,” tambah Androy.
Teladan Bagi Generasi Santri
Tak hanya bagi alumni, kisah Syahrial Abdi juga menjadi inspirasi besar bagi para santri yang kini tengah menempuh pendidikan. Androy berharap momentum pelantikan ini dapat memotivasi santri muda untuk terus berprestasi. “Oleh karena itu, dengan terpilihnya beliau menjadi Sekda Riau, tentu semakin menambah motivasi bagi adik-adik yang baru masuk pesantren,” katanya.
Sementara itu, anggota IKA Ponpes Babussalam Pekanbaru, Rizki Auliansyah, juga menyampaikan apresiasi. Menurutnya, Syahrial adalah teladan nyata bahwa seorang santri bisa berkarier hingga level tinggi dalam birokrasi. “Pak Syahrial Abdi adalah contoh nyata bahwa seorang santri bisa meniti jalan panjang hingga menduduki posisi penting di pemerintahan,” tutur Rizki.
Inspirasi dari Pesantren untuk Negeri
Rizki menegaskan, perjalanan Syahrial membuktikan bahwa pendidikan pesantren tidak hanya mencetak ulama, tetapi juga pemimpin dengan integritas tinggi. “Kami bangga dengan kiprah beliau, karena mampu menjaga identitas sebagai santri sambil menorehkan prestasi di birokrasi. Sosok Pak Syahrial Abdi menjadi teladan bahwa dengan kerja keras, doa, serta nilai moral yang kuat, seorang santri mampu berkontribusi besar bagi daerah dan bangsa,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Syahrial Abdi juga menjabat sebagai Ketua IKA Ponpes Babussalam Pekanbaru. Ia menyelesaikan pendidikan SLTP dan SLTA di Babussalam masing-masing pada tahun 1991 dan 1994, sebelum melanjutkan ke IPDN hingga akhirnya meniti karier panjang di dunia birokrasi. (*)
Sumber: