Tragedi Menjelang Subuh, 15 Rumah di Inhil Ludes Dilalap Api

Tragedi Menjelang Subuh, 15 Rumah di Inhil Ludes Dilalap Api

Peristiwa kebakaran ini menyebabkan 15 rumah lenyap karena dilalap api.-Ist-

INHIL, DISWAY.ID -- Peristiwa memilukan menimpa warga di Jalan Merdeka, Dusun Pasar Lama, Desa Simpang Gaung, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir (INHIL). Pada Selasa pagi, 24 Februari 2026, kobaran api hebat menghanguskan sedikitnya 15 unit rumah warga saat sebagian besar masyarakat baru saja memulai aktivitas pagi mereka. 

Kejadian yang berlangsung cepat ini menyisakan duka mendalam bagi para korban yang kehilangan tempat tinggal dalam sekejap.

Kasat Reskrim Polres Indragiri Hilir, AKP Budi Winarko mengatakan berdasarkan laporan api pertama kali diketahui muncul sekitar pukul 05.30 WIB. Lokasi kebakaran yang berada di kawasan padat penduduk RT 01 RW 01 membuat situasi sempat mencekam.

BACA JUGA:Terungkap Alasan Toprak Kesulitan Beradaptasi dari WSBK ke MotoGP

"Seluruh bangunan yang terdampak berada di area permukiman Dusun Pasar Lama yang merupakan salah satu pusat kegiatan warga setempat," ujar Budi.

Kronologi bermula saat salah satu saksi mata, Syahriman (58), sedang bersiap-siap di dalam rumahnya untuk melaksanakan ibadah sholat Subuh di masjid. Namun, suasana tenang mendadak pecah ketika ia mendengar teriakan histeris dari warga di luar rumah. 

Merasa ada yang tidak beres, ia segera bergegas keluar dan mendapati kobaran api sudah membumbung tinggi dari salah satu rumah tetangganya.

"Syahriman menyaksikan api sudah membesar dan mulai merambat dari rumah milik Anjas (65), yang berjarak sekitar tujuh meter atau tiga pintu dari kediamannya," kata Budi.

BACA JUGA:Polres Bengkalis Sikat Sindikat Narkoba Bernilai Rp30 Miliar, 19 Kg Sabu Gagal Edar!

Melihat api yang kian beringas, Syahriman spontan berteriak meminta pertolongan warga sekitar untuk mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya. Sayangnya, kondisi bangunan yang mayoritas terbuat dari kayu membuat api sulit dikendalikan.

Karakteristik bangunan rumah yang rapat dan bermaterial kayu menjadi pemicu utama api meluas dengan sangat cepat ke bangunan di sekitarnya. 

Upaya pemadaman baru mulai menunjukkan hasil setelah petugas pemadam kebakaran bersama warga Desa Simpang Gaung bahu-membahu menyemprotkan air menggunakan enam unit mesin pompa.

"Perjuangan melawan api tersebut berlangsung selama kurang lebih dua setengah jam. Sekitar pukul 08.00 WIB, api akhirnya berhasil dijinakkan sepenuhnya oleh petugas dan masyarakat," jelas Budi.

BACA JUGA:Janji Manis Tersangka Penipuan SK Honorer Palsu di Bengkalis Berujung Penjara, Kenali Modusnya!

Sumber: