Jangan terburu-buru menuangkan santan sebelum ayam tercampur rata dengan bumbu. Berikan waktu agar rempah menempel pada permukaan daging.
Namun, perubahan warna pada bagian luar bukan berarti ayam sudah matang sepenuhnya. Proses pemasakan perlu dilanjutkan sampai bagian dalam daging mencapai kematangan yang aman.
Jika menggunakan potongan ayam berukuran besar atau ayam kampung, waktu memasak mungkin perlu lebih panjang dibandingkan ayam negeri dengan potongan lebih kecil.
4. Masukkan Santan Encer dan Santan Kental
Berbeda dari anggapan bahwa santan harus selalu dimasukkan secara bertahap, resep gulai ayam Padang dari Masak Apa Hari Ini memasukkan santan encer dan santan kental secara bersamaan setelah ayam berubah warna.
Tuangkan kedua jenis santan ke dalam panci, lalu aduk sampai tercampur dengan bumbu dan ayam. Tambahkan pula bahan pelengkap rasa seperti gula merah, air asam jawa, cengkih, dan kayu manis sesuai resep.
Perhatikan jumlah santan yang digunakan. Santan encer membantu menyediakan cairan untuk proses pemasakan, sedangkan santan kental memberikan rasa gurih dan tekstur kuah yang lebih kaya.
Setelah semua bahan tercampur, lanjutkan memasak sambil sesekali mengaduk. Pengadukan membantu menjaga agar bumbu tidak mengendap terlalu lama di dasar panci.
Penggunaan santan encer dan kental secara bersamaan merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk membuat gulai ayam. Metode lain juga mungkin diterapkan dalam resep berbeda, sehingga urutan penambahan santan sebaiknya mengikuti resep yang dipilih.
5. Atur Api agar Santan Tidak Mudah Pecah
Santan menjadi salah satu bahan yang perlu mendapat perhatian selama proses memasak gulai ayam. Jika dipanaskan dengan cara yang tidak tepat, minyak santan dapat terpisah dari cairannya sehingga tampilan kuah menjadi kurang menyatu.
Setelah santan dimasukkan, masak gulai dengan api sedang hingga kuah mulai mendidih dan ayam matang. Sesuaikan besar api agar kuah tidak menyusut terlalu cepat.
Ketika kuah sudah mendidih, api dapat dikecilkan untuk melanjutkan proses pemasakan secara lebih terkendali. Aduk gulai sesekali, terutama ketika kuah mulai mengental.
Situs Masak Apa Hari Ini juga menyarankan penggunaan santan segar serta pengaturan api yang lebih kecil agar kuah tidak cepat menyusut. Pengadukan sesekali membantu menjaga kondisi santan selama proses pemasakan.
Jika menggunakan santan segar dari kelapa parut, pastikan bahan masih dalam kondisi baik. Santan yang berkualitas dan penanganan yang tepat dapat membantu menghasilkan rasa gurih yang lebih baik.
6. Masak hingga Ayam Matang dan Kuah Mengental
Setelah semua bahan tercampur, lanjutkan memasak sampai ayam matang dan kuah mencapai kekentalan yang diinginkan. Waktu yang dibutuhkan bergantung pada jenis ayam, ukuran potongan, jumlah cairan, dan besar api.
Selama proses memasak, balik atau aduk ayam sesekali agar bagian-bagiannya terkena kuah berbumbu. Hindari mengaduk terlalu keras karena potongan ayam yang sudah empuk dapat mudah terlepas dari tulangnya.
Jika kuah menyusut terlalu cepat sementara ayam belum empuk, kecilkan api dan tambahkan sedikit air panas bila diperlukan. Sebaliknya, jika ayam sudah matang tetapi kuah masih terlalu encer, lanjutkan pemasakan secara perlahan sampai cairan berkurang.