Max Verstappen Semprot Red Bull, Performa Gearbox Dinilai Tak Layak
Max Verstappen, Image: @maxverstappen1 / Instagram--
A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag
Filename: frontend/detail-artikel.php
Line Number: 121
Backtrace:
File: /var/www/html/riau.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 121
Function: array_multisort
File: /var/www/html/riau.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 359
Function: view
File: /var/www/html/riau.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once
riau.disway.id - Max Verstappen meluapkan kekesalannya kepada Red Bull saat menjalani sesi latihan bebas kedua (FP2) Formula 1 GP Belgia 2026 di Sirkuit Spa-Francorchamps, Jumat. Juara dunia empat kali itu menilai performa gearbox mobil RB22 jauh dari harapannya hingga menyebut kondisinya "tak bisa diterima".
Keluhan Verstappen terdengar jelas melalui radio tim ketika ia tengah menjalani putaran awal di FP2. Pembalap asal Belanda tersebut berulang kali mengkritik perpindahan gigi mobilnya yang dinilai tidak berjalan semestinya.
"My God, these shifts! Unbelievable, man, why are they so...? It's unacceptable, this. My God," ujar Verstappen melalui radio tim.
Meski sempat mengamuk, Verstappen mampu menutup FP2 dengan catatan waktu tercepat ketiga. Sebelumnya, ia bahkan tampil dominan dengan menjadi yang tercepat pada sesi latihan bebas pertama (FP1), menunjukkan bahwa Red Bull masih memiliki potensi besar di Spa.
Verstappen Jelaskan Penyebab Masalah
Usai sesi berakhir, Verstappen memilih meredam situasi. Ia menjelaskan bahwa masalah tersebut kemungkinan berkaitan dengan pembaruan perangkat lunak yang memengaruhi karakter perpindahan gigi.
Menurut Verstappen, sistem membutuhkan waktu untuk beradaptasi sebelum akhirnya performanya mulai membaik menjelang akhir sesi.
"Saya memang sangat sensitif terhadap hal-hal seperti ini karena saya ingin terus memperbaikinya. Sepertinya ada pembaruan perangkat lunak yang membuat sistem membutuhkan waktu untuk mempelajari perpindahan gigi, lalu kondisinya mulai membaik di akhir sesi," kata Verstappen.
Ia menambahkan masih ada beberapa bagian yang bekerja dengan baik, meski pada momen tertentu masalah serupa kembali muncul. Secara keseluruhan, Verstappen menilai mobil Red Bull masih berada dalam rentang performa yang cukup baik.
Red Bull Masih Punya Pekerjaan Rumah
Walau mengawali akhir pekan dengan cukup positif, Verstappen memperkirakan persaingan akan semakin berat saat memasuki latihan bebas ketiga dan sesi kualifikasi.
Ia menilai Mercedes berpotensi menunjukkan kecepatan sesungguhnya pada Sabtu, sementara Red Bull masih harus meningkatkan performa, terutama di lintasan lurus.
"Barangkali di FP3 kami baru akan melihat jarak sebenarnya. Ini bukan sesuatu yang mengejutkan karena memang sudah diperkirakan. Kami tampaknya sedikit lebih lambat di lintasan lurus dibanding beberapa rival, meski keseimbangan mobil sejauh ini cukup baik," ujarnya.
Senada dengan Verstappen, Direktur Teknis Red Bull Pierre Wache mengakui timnya masih memiliki banyak pekerjaan sebelum menghadapi sesi penting akhir pekan.
Menurut Wache, keseimbangan mobil, khususnya pada simulasi putaran pendek dan pengelolaan degradasi ban, masih menjadi fokus utama evaluasi tim sepanjang malam.
Fokus Hadapi Kualifikasi
Meski sempat diwarnai keluhan keras, hasil latihan hari pertama tetap memberi optimisme bagi Red Bull. Kecepatan Verstappen di FP1 membuktikan RB22 memiliki daya saing, namun penyempurnaan pada sistem gearbox dan keseimbangan mobil menjadi pekerjaan yang harus segera diselesaikan agar mampu bersaing memperebutkan pole position di Spa-Francorchamps.
Referensi:
Crash.net
Sumber: