Lap Pertama F1 2026 Diklaim Tidak Aman, Driver Protes Aturan Active Aero

Lap Pertama F1 2026 Diklaim Tidak Aman, Driver Protes Aturan Active Aero

F1, Image: @F1 / Instagram--

riau.disway.id - Debut mobil Formula 1 2026 memperkenalkan fitur active aero, sistem aerodinamika aktif yang mengubah sudut sayap depan dan belakang di zona tertentu untuk mengurangi drag. Meski dirancang untuk mendukung performa mesin hybrid yang kompleks, sistem ini langsung menimbulkan kekhawatiran keselamatan. Para pembalap melaporkan bahwa lap pertama menjadi sangat berisiko karena mobil sulit dikendalikan dalam formasi pack, terutama saat masuk zona SLM yang sedikit melengkung.

Protes Pembalap dan Pandangan Carlos Sainz

Carlos Sainz dari Williams menyatakan bahwa kondisi di lap pembuka terasa “sketchy” dan berbahaya. Ia menekankan bahwa active aero bekerja optimal hanya di lintasan lurus sempurna, tetapi ketika digunakan pada tikungan ringan, mobil menjadi tidak stabil. Sainz menyebut sistem ini sebagai “plester” untuk masalah distribusi energi mesin, yang sejatinya merupakan isu mendasar pada desain power unit 2026.

Konflik Regulasi dan Data Tim

Kritik pembalap sempat membuat pihak penyelenggara menonaktifkan salah satu SLM zone demi keselamatan. Namun tim protes karena penghapusan zona itu membatalkan data energi mereka, sehingga keputusan tersebut dibatalkan. Hal ini menyoroti ketegangan antara keselamatan dan kebutuhan teknis tim untuk mengoptimalkan performa mobil di tengah regulasi baru.

Kesimpulan

Kontroversi active aero pada mobil F1 2026 menunjukkan ketegangan antara inovasi teknologi dan keselamatan balap. Meskipun sistem ini membantu manajemen energi dan meningkatkan kecepatan, dampaknya pada stabilitas mobil di lap pertama menimbulkan risiko nyata. Peristiwa ini menjadi peringatan bahwa regulasi baru harus seimbang antara performa dan keselamatan pembalap.

Referensi:

Crash.net – active aero latest 2026 F1 car rule to be panned: Why ‘it’s really dangerous’

Sumber: