Neymar Kirim Isyarat, Desember 2026 Bisa Jadi Akhir Kariernya
Neymar, Image: @neymarjr / Instagram--
riau.disway.id - Isyarat tentang masa depan itu datang tanpa dramatisasi. Neymar berbicara santai, tetapi maknanya terasa besar. Striker Brasil tersebut mengakui bahwa Desember 2026 dapat menjadi momen ketika ia memilih mengakhiri perjalanan panjangnya di sepak bola profesional.
Pernyataan itu muncul dalam wawancara yang dikutip oleh BBC, ketika Neymar mengaku kini menjalani kariernya “tahun demi tahun”. Ia tidak lagi membuat rencana jangka panjang. Ada ketidakpastian, ada pula kesadaran bahwa tubuhnya tak lagi sama seperti satu dekade lalu.
Cedera yang Mengubah Arah Perjalanan
Nama Neymar pernah identik dengan kreativitas, kecepatan, dan keberanian dalam duel satu lawan satu. Transfernya dari FC Barcelona ke Paris Saint-Germain pada 2017 dengan nilai sekitar £200 juta masih tercatat sebagai salah satu transfer termahal dalam sejarah sepak bola.
Namun beberapa musim terakhir diwarnai cedera berulang. Lututnya sempat dioperasi pada akhir Desember 2025, membuatnya absen pada awal musim Brasil. Proses pemulihan yang tidak singkat menjadi pengingat bahwa usia 34 tahun adalah fase krusial bagi pemain yang gaya bermainnya sangat mengandalkan kelincahan.
Awal 2025 menjadi babak baru ketika ia kembali ke Santos, klub masa kecil yang membesarkan namanya. Kepulangan itu disambut haru oleh suporter, seolah menghadirkan lingkaran yang kembali utuh. Namun realitas kompetisi tetap keras. Cedera membuat kontribusinya belum konsisten.
Antara Piala Dunia dan Keputusan Besar
Meski memikirkan pensiun, ambisi belum sepenuhnya padam. Tahun ini menjadi sangat penting karena bertepatan dengan siklus Piala Dunia. Neymar masih menyimpan harapan untuk masuk skuad Brasil, meski ia terakhir tampil untuk tim nasional pada Oktober 2023.
Ia bahkan menyebut tantangan untuk menembus skuad asuhan Carlo Ancelotti sebagai hal yang besar. Persaingan semakin ketat, generasi baru bermunculan, dan kondisi fisik menjadi faktor penentu.
Sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil dengan 79 gol, dua lebih banyak dari Pele, posisinya dalam sejarah sudah kokoh. Namun warisan tidak selalu menjamin tempat di masa kini. Tim nasional membutuhkan performa terkini, bukan sekadar reputasi.
Di sinilah dilema muncul. Jika ia mampu tampil konsisten hingga akhir tahun, pintu mungkin tetap terbuka. Tetapi jika tubuh kembali memberi sinyal peringatan, Desember 2026 bisa menjadi garis penutup.
Karier yang Dijalani Tahun demi Tahun
Dalam wawancara tersebut, Neymar mengakui bahwa ia kini hidup dengan pendekatan berbeda. Tidak ada lagi proyeksi lima tahun, tidak ada lagi target jangka panjang yang terlalu ambisius. “Mungkin ketika Desember tiba, saya ingin pensiun,” ujarnya, yang jika diterjemahkan secara bebas menunjukkan bahwa ia tidak ingin memaksakan diri melampaui batas fisik.
Pendekatan ini mencerminkan perubahan mental seorang atlet senior. Fokusnya bukan lagi membangun puncak baru, melainkan menjaga kualitas hingga momen yang dianggap tepat untuk berhenti.
Keputusan itu, jika benar terjadi, tidak hanya mengakhiri perjalanan seorang pemain. Ia juga menutup satu bab penting sepak bola Brasil modern. Neymar adalah simbol era transisi, jembatan antara generasi pasca-Piala Dunia 2002 dan talenta-talenta muda yang kini tumbuh.
Menanti Waktu yang Tepat
Untuk saat ini, belum ada keputusan final. Kontraknya bersama Santos masih berjalan hingga 2026. Ia tetap berlatih, tetap bertanding, dan tetap memelihara mimpi tampil di panggung terbesar.
Namun pernyataannya cukup jelas: Desember 2026 bisa menjadi penutup. Bukan hanya untuk tim nasional, melainkan seluruh karier profesionalnya.
Jika momen itu benar-benar tiba, dunia sepak bola akan kehilangan salah satu talenta paling berwarna dalam dua dekade terakhir. Dan Neymar, dengan segala kontroversi serta kehebatannya, akan meninggalkan lapangan sebagai sosok yang tak pernah benar-benar biasa.
Referensi:
Brazil striker Neymar considering retirement – BBC News
Sumber: