Rashford Pilih Barcelona, Rela Turunkan Gaji dan Tinggalkan MU Permanen
Marcus Rashford, image: @marcusrashford / Instagram--
riau.disway.id - Marcus Rashford semakin menjauh dari kemungkinan kembali ke Manchester United. Penyerang timnas Inggris itu kini justru memusatkan perhatiannya pada masa depan di Barcelona, klub yang dinilainya berhasil mengembalikan kepercayaan diri dan kecintaannya pada sepak bola. Demi mewujudkan kepindahan permanen, Rashford bahkan dikabarkan siap menerima pemotongan gaji, sebuah keputusan yang menegaskan arah karier barunya.
Sejak merapat ke Barcelona dengan status pinjaman, Rashford menunjukkan transformasi yang kontras dibanding periode terakhirnya di Old Trafford. Permainannya lebih lepas, kontribusinya terasa, dan hubungannya dengan klub tampak jauh lebih harmonis. Situasi inilah yang membuatnya enggan membuka kembali lembar lama bersama MU.
Barcelona Jadi Prioritas Utama Rashford
Menurut laporan Mirror, Rashford telah menyampaikan keinginannya kepada pihak Barcelona untuk segera menyelesaikan masa depannya. Ia tidak ingin ketidakpastian kontrak terus berlarut, terlebih dengan agenda besar Piala Dunia 2026 yang sudah di depan mata.
Dalam laporan yang sama disebutkan bahwa Rashford sama sekali tidak tertarik menunggu perubahan situasi di Manchester United. Bahkan jika ada upaya dari internal klub untuk membujuknya kembali, sang pemain dikabarkan sudah menutup opsi tersebut. Barcelona kini menjadi tujuan utama, bukan sekadar alternatif.
Keputusan ini mencerminkan perubahan sikap Rashford yang kini lebih selektif dalam menentukan lingkungan bermain, bukan hanya soal status klub besar.
Mengapa MU Tak Lagi Menjadi Pilihan
BBC Sport menyoroti bahwa relasi Rashford dan Manchester United telah mengalami keretakan sejak beberapa musim terakhir. Tekanan performa, konflik internal, serta perubahan arah manajemen membuat Rashford merasa sulit berkembang.
Karena itu, jika Barcelona gagal menuntaskan transfer permanen, Rashford disebut lebih memilih mencari klub lain ketimbang kembali ke MU. Sikap ini menempatkan Manchester United pada posisi yang kurang menguntungkan, karena mereka tak lagi memegang kendali penuh atas masa depan pemainnya sendiri.
Gaji Bukan Penghalang demi Proyek Barcelona
Isu finansial menjadi salah satu penghambat utama Barcelona dalam merekrut pemain bintang. Namun, dalam kasus Rashford, situasinya sedikit berbeda. Mirror melaporkan bahwa sang pemain bersedia menurunkan nilai kontraknya jika itu membantu tercapainya kesepakatan.
Sky Sports menjelaskan bahwa Barcelona masih harus berhitung cermat terkait struktur gaji dan aturan finansial La Liga. Oleh karena itu, fleksibilitas Rashford dianggap sebagai faktor krusial yang bisa membuka jalan bagi transfer permanen.
Keputusan ini menunjukkan bahwa Rashford tidak lagi menjadikan gaji sebagai prioritas utama. Ia lebih tertarik pada peran di dalam tim, kestabilan karier, dan kejelasan proyek jangka panjang.
Dampak Positif di Lapangan dan di Luar Lapangan
Di atas lapangan, Rashford tampil produktif bersama Barcelona. Kontribusinya tidak selalu tercermin dari jumlah gol semata, tetapi juga dari perannya dalam membangun serangan dan membantu rekan setim.
ESPN mencatat bahwa masa Rashford di Spanyol berperan besar dalam kebangkitannya, sekaligus memperkuat posisinya di tim nasional Inggris. Performa yang stabil membuatnya kembali menjadi opsi penting menjelang turnamen besar.
Di luar lapangan, Rashford juga mulai menetap di Barcelona. Ia dikabarkan telah membeli properti di kota tersebut, sebuah sinyal kuat bahwa kepindahan ini bukan sekadar solusi sementara.
Tekanan Waktu bagi Barcelona
Manchester United dan Barcelona sebelumnya menyepakati nilai opsi pembelian sekitar 26 juta pound. Namun, The Athletic menilai bahwa dengan sikap Rashford yang enggan kembali ke Inggris, tekanan kini justru berada di pihak Barcelona untuk segera mengambil keputusan.
Jika proses ini terlalu lama, peluang masuknya klub lain tetap terbuka, meski hingga kini Barcelona masih menjadi tujuan utama sang pemain.
Kesimpulan
Pilihan Marcus Rashford untuk meninggalkan Manchester United dan berkomitmen pada Barcelona menandai fase baru dalam kariernya. Kesediaannya menurunkan gaji memperlihatkan bahwa faktor kenyamanan, peran dalam tim, dan stabilitas menjelang Piala Dunia lebih penting dibanding keuntungan finansial.
Kini, kelanjutan kisah ini sangat bergantung pada langkah Barcelona. Jika kesepakatan tercapai, Rashford berpotensi menutup era panjangnya bersama MU dan membangun identitas baru di sepak bola Spanyol.
Referensi
-
Marcus Rashford makes final decision on Man Utd return after Michael Carrick lifeline – Mirror
-
Barcelona financial situation and wage policy – Sky Sports
-
Manchester United squad planning and loan player decisions – BBC Sport
-
Modern player contracts and wage flexibility in Europe – The Athletic
-
Rashford form revival and England national team prospects – ESPN
Sumber: