Windows Terjebak Automatic Repair Terus-menerus, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Windows Terjebak Automatic Repair Terus-menerus, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Windows Repair, Image: DALLĀ·E 3--

Namun, tindakan tersebut berisiko menyebabkan file yang sedang ditulis tidak selesai disimpan.

Jika kejadian berlangsung saat Windows sedang memperbarui registry, mengubah konfigurasi startup, atau menulis file sistem, data dapat mengalami inkonsistensi.

Satu kali force shutdown belum tentu langsung menyebabkan kerusakan. Risiko meningkat apabila komputer berulang kali dimatikan paksa saat sedang melakukan aktivitas penting.

Windows dapat mendeteksi kegagalan startup berikutnya dan secara otomatis menjalankan Automatic Repair.

Driver Bermasalah Setelah Update

Driver menjadi perantara antara Windows dan hardware seperti kartu grafis, chipset, penyimpanan, WiFi, hingga perangkat USB.

Driver yang rusak atau tidak kompatibel dapat mengganggu proses startup.

Masalah ini kadang muncul setelah Windows Update memasang driver baru atau setelah pengguna memperbarui driver secara manual.

Jika komputer masih dapat masuk ke Safe Mode, driver yang baru dipasang dapat menjadi salah satu bagian yang perlu diperiksa.

Safe Mode menjalankan Windows dengan konfigurasi serta driver dasar. Jika komputer bisa berjalan normal di Safe Mode tetapi gagal melakukan boot normal, kemungkinan masalah berada pada driver, aplikasi startup, atau konfigurasi tertentu.

Apakah Automatic Repair Loop Bisa Diatasi tanpa Instal Ulang?

Dalam banyak kasus, bisa.

Pengguna dapat masuk ke Advanced Options yang tersedia melalui Windows Recovery Environment.

Beberapa pilihan yang dapat dicoba antara lain Startup Repair, Startup Settings, System Restore, Uninstall Updates, dan Command Prompt.

Startup Repair mencoba menganalisis dan memperbaiki masalah startup secara otomatis.

System Restore dapat mengembalikan konfigurasi Windows ke restore point sebelumnya apabila fitur tersebut tersedia.

Uninstall Updates berguna ketika masalah mulai terjadi setelah pembaruan Windows tertentu.

Sumber: