Emas Perhiasan Melejit! Bupati Kampar Siaga Inflasi & Gaspol Program 3 Juta Rumah

Emas Perhiasan Melejit! Bupati Kampar Siaga Inflasi & Gaspol Program 3 Juta Rumah

Bupati Kampar Ahmad Yuzar siapkan langkah konkret kendalikan inflasi emas perhiasan dan gaspol Program 3 Juta Rumah demi kesejahteraan masyarakat--

RIAU, DISWAY.ID - Pemerintah Kabupaten Kampar kini tengah berada dalam mode siaga penuh. Di tengah dinamika ekonomi global yang tidak menentu, Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, bergerak cepat mengikuti koordinasi ketat dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mengamankan kantong masyarakat dari ancaman inflasi yang mulai merangkak naik di awal tahun 2026.

Melalui rapat koordinasi virtual yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, terungkap fakta mengejutkan mengenai pemicu kenaikan harga. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya tercatat menyumbang inflasi tertinggi hingga 15,22 persen pada Januari 2026, yang mana emas perhiasan menjadi aktor utamanya. Selain itu, biaya perumahan, air, listrik, dan bahan bakar juga membayangi dengan kontribusi sebesar 11,93 persen.

Inflasi Bukan Sekadar Angka: Strategi Kampar Jaga Harga Pangan

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengingatkan bahwa menjaga keseimbangan inflasi adalah kunci krusial agar kepentingan konsumen dan produsen tetap selaras. Jika inflasi lepas kendali, daya beli masyarakat berisiko ambruk. Merespons arahan pusat, Pemerintah Kabupaten Kampar langsung menyusun langkah konkret untuk menstabilkan pasokan barang di pasar-pasar lokal.

Bupati Kampar melalui Asisten II Setda Kampar, Muhammad, menegaskan komitmen daerah dalam memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah. Fokus utama mereka saat ini adalah mengendalikan distribusi bahan pokok dan melakukan pemantauan harga secara berkala. Upaya ini bertujuan untuk mendeteksi dini lonjakan harga kebutuhan pokok agar tidak semakin membebani masyarakat berpenghasilan rendah.

Program 3 Juta Rumah: Solusi Hunian Layak untuk Rakyat

Selain fokus pada stabilitas harga, Rakor tersebut juga mengevaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah. Program strategis nasional ini menjadi prioritas utama pemerintah pusat untuk menjawab masalah kekurangan hunian di Indonesia. Kampar pun tidak ingin ketinggalan dalam mengambil peran strategis demi kesejahteraan warganya.

Muhammad memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar siap bersinergi dengan pemerintah provinsi maupun pusat untuk mempercepat penyediaan rumah layak huni. Sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan terus ditingkatkan agar target pembangunan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di wilayah Kampar dapat segera terealisasi.

Sinergi Pusat-Daerah: Kunci Kesejahteraan Masyarakat

Langkah preventif yang diambil oleh TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah) Kampar diharapkan mampu menekan angka inflasi ke level yang lebih aman. Dengan dukungan kebijakan distribusi yang tepat dan eksekusi program pembangunan rumah yang cepat, Pemerintah Kabupaten Kampar optimis stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga.

Sangat penting bagi setiap daerah untuk mengoptimalkan perannya demi menyukseskan pembangunan nasional. Bagi warga Kampar, komitmen ini merupakan jaminan bahwa pemerintah hadir untuk melindungi stabilitas harga sekaligus memenuhi kebutuhan dasar akan tempat tinggal yang layak.

Pemerintah Kabupaten Kampar terus memantau pergerakan harga komoditas penyumbang inflasi seperti emas perhiasan dan tarif listrik. Di saat yang sama, percepatan Program 3 Juta Rumah menjadi bukti konkret keseriusan Bupati Kampar dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya di tahun 2026. (*)

Sumber: