File Terhapus Permanen Belum Tentu Hilang, Begini Cara Mengeceknya

File Terhapus Permanen Belum Tentu Hilang, Begini Cara Mengeceknya

File Terhapus, Ilustrasi: DALLĀ·E 3--

 

riau.disway.id - Pernah tidak sengaja menghapus foto, dokumen, atau video penting, lalu baru menyadari bahwa file tersebut masih dibutuhkan? Situasi ini cukup sering terjadi, terutama ketika pengguna membersihkan penyimpanan laptop atau ponsel untuk mengosongkan ruang.

Kabar baiknya, file yang terhapus permanen terkadang masih bisa dikembalikan. Namun, keberhasilannya tidak hanya bergantung pada aplikasi pemulihan yang digunakan, tetapi juga pada cara perangkat menghapus data dan aktivitas yang dilakukan setelah file tersebut hilang.

Apa yang Sebenarnya Terjadi Ketika File Dihapus?

Banyak orang menganggap tombol hapus akan langsung menghilangkan seluruh isi file dari perangkat. Kenyataannya, proses tersebut tidak selalu bekerja seperti itu.

Pada sejumlah sistem penyimpanan, penghapusan file membuat sistem operasi menandai ruang yang sebelumnya digunakan sebagai ruang kosong yang dapat dipakai kembali. Informasi mengenai lokasi file dihapus atau diperbarui, tetapi data aslinya mungkin masih tertinggal untuk sementara waktu.

Kondisi ini membuka peluang pemulihan menggunakan perangkat lunak khusus. Aplikasi tersebut dapat memindai media penyimpanan untuk menemukan sisa data yang masih dapat dikenali.

Meski demikian, file tidak selalu bisa dikembalikan secara utuh. Jika sebagian atau seluruh data telah tertimpa oleh informasi baru, hasil pemulihan bisa rusak atau bahkan tidak ditemukan sama sekali.

Pada SSD dan ponsel modern, prosesnya lebih rumit. Fitur TRIM, pengelolaan penyimpanan, serta enkripsi dapat membuat data yang telah dihapus semakin sulit dipulihkan. Oleh sebab itu, file yang terhapus dari HDD belum tentu memiliki peluang pemulihan yang sama dengan file pada SSD.

Empat Tempat yang Perlu Diperiksa Sebelum Menggunakan Aplikasi Pemulihan

Sebelum mencoba perangkat lunak khusus, ada beberapa lokasi yang sering terlewat ketika seseorang kehilangan file.

1. Folder Sampah di Perangkat

Pada Windows, buka Recycle Bin dan cari file yang hilang. Jika masih tersedia, klik kanan file tersebut dan pilih Restore untuk mengembalikannya ke lokasi semula.

Pengguna Mac dapat memeriksa Trash. Sementara itu, pengguna Android dan iPhone bisa memeriksa folder Sampah atau Recently Deleted pada aplikasi pengelola file maupun galeri foto.

Perlu diperhatikan bahwa setiap perangkat dan aplikasi memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. File yang sudah dihapus secara permanen dari folder sampah biasanya memerlukan metode pemulihan lain.

2. Riwayat Versi Dokumen

File yang tersimpan di layanan penyimpanan awan atau aplikasi pengolah dokumen mungkin memiliki riwayat versi.

Fitur ini berguna ketika file bukan hanya terhapus, melainkan juga berubah atau tertimpa oleh versi yang lebih baru. Jika riwayat versi tersedia, pengguna dapat memeriksa apakah salinan sebelumnya masih bisa dipulihkan.

Pada komputer Windows, fitur File History juga dapat membantu mengembalikan file apabila pencadangan telah diaktifkan sebelumnya.

Sumber: