Pada tahap tersebut, penyedia layanan dapat mempertahankan alamat sebelumnya atau memberikan alamat baru.
Hasilnya bergantung pada sistem yang diterapkan oleh masing-masing operator. Jadi, mencabut kabel modem atau mematikan router tidak selalu menghasilkan alamat IP yang berbeda.
3. Jaringan Menggunakan Pembagian IP Secara Bersama
Tidak semua pengguna internet mendapatkan satu alamat IPv4 publik khusus.
Sebagian penyedia layanan menerapkan teknologi Carrier-Grade Network Address Translation (CGNAT). Sistem ini memungkinkan banyak pelanggan berbagi satu alamat IPv4 publik untuk mengakses internet.
Dalam mekanisme tersebut, perangkat pelanggan tetap memiliki alamat IP pada jaringan internal penyedia layanan. Selanjutnya, lalu lintas data diterjemahkan melalui perangkat jaringan operator sebelum diteruskan ke internet.
Ketika pengguna memeriksa alamat IP melalui situs tertentu, yang terlihat bisa berupa alamat publik bersama tersebut.
Pengaturan ini dilakukan karena jumlah alamat IPv4 yang tersedia terbatas, sementara jumlah perangkat yang terhubung ke internet terus meningkat.
4. Perangkat Berpindah Antara WiFi dan Jaringan Seluler
Ponsel modern dapat menggunakan berbagai jenis koneksi internet. Ketika WiFi tidak tersedia atau koneksinya terputus, perangkat bisa beralih menggunakan jaringan seluler.
Peralihan tersebut dapat membuat alamat IP yang terlihat oleh situs web ikut berubah.
Sebagai contoh, ketika menggunakan WiFi rumah, koneksi internet melewati infrastruktur ISP rumahan. Namun, setelah berpindah ke jaringan 4G atau 5G, lalu lintas data akan menggunakan jaringan operator seluler.
Karena kedua koneksi memiliki sistem pengelolaan alamat yang berbeda, alamat IP publik yang diterima juga dapat berbeda.
Bahkan, berpindah dari satu jaringan WiFi ke jaringan lainnya bisa menghasilkan perubahan serupa.
5. Penggunaan VPN Mengubah Alamat yang Terlihat
VPN memiliki cara kerja yang berbeda dari pergantian IP oleh penyedia internet.
Ketika VPN diaktifkan, perangkat membangun koneksi terenkripsi menuju server VPN. Selanjutnya, permintaan akses ke situs web diteruskan melalui server tersebut.
Akibatnya, situs tujuan umumnya akan melihat alamat IP server VPN sebagai sumber koneksi.
Misalnya, pengguna berada di Jakarta tetapi memilih server VPN di Jepang. Situs yang dikunjungi dapat membaca alamat IP yang terdaftar di Jepang, meskipun perangkat sebenarnya tidak berpindah lokasi.