PEKANBARU, DISWAY.ID -- Sebanyak 2.828 titik panas (hotspot) terpantau di wilayah Sumatera berdasarkan pembaruan data Kamis (8/10/2026) hingga pukul 16.00 WIB. Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah titik panas tertinggi, mencapai 2.330 titik.
Prakirawan BMKG Pekanbaru, Bella R. Adelia mengatakan selain Sumatera Selatan, titik panas juga terdeteksi di sejumlah provinsi lainnya. Rinciannya, Jambi sebanyak 128 titik, Lampung 198 titik, Bangka Belitung 160 titik, Sumatera Barat tiga titik, serta Bengkulu dan Sumatera Utara masing-masing satu titik.
"Sementara itu, Provinsi Riau tercatat memiliki tujuh titik panas. Sebaran tersebut meliputi Kabupaten Kampar satu titik, Kuantan Singingi dua titik, Pelalawan dua titik, Indragiri Hilir satu titik, dan Indragiri Hulu satu titik," ujar Bella.
BACA JUGA:Jelang MotoGP 2026, BSI Siapkan 4 Titik Mushola di Sirkuit Mandalika
Kondisi jarak pandang di sejumlah wilayah Riau juga mengalami penurunan akibat asap. Berdasarkan pembaruan pada pukul 16.00 WIB, jarak pandang di Pekanbaru tercatat hanya 1,5 kilometer dengan kondisi berasap.
"Penurunan jarak pandang lebih signifikan terjadi di Rengat. Wilayah tersebut mencatat jarak pandang sekitar 600 meter dan juga berada dalam kondisi berasap.
Sementara itu, jarak pandang di Pelalawan berada pada kisaran 1,5 kilometer dengan kondisi asap. Adapun di Tambang, jarak pandang tercatat sekitar 2 kilometer, juga disertai asap," jelas Bella.
Data titik panas dan jarak pandang tersebut merupakan pembaruan hingga pukul 16.00 WIB. Kondisi ini menunjukkan adanya aktivitas titik panas dalam jumlah besar di sejumlah wilayah Sumatera, dengan dampak asap yang turut memengaruhi jarak pandang di beberapa daerah Riau.
BACA JUGA:Pemprov Riau dan Malaysia Petakan Peluang Kerja Sama Ekonomi Lewat Penguatan Komunikasi
Masyarakat di wilayah yang terdampak asap diimbau tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca dan kualitas udara dari pihak berwenang.