Wali Kota Miami-Dade County, Daniella Levine Cava, membenarkan jumlah korban dalam konferensi pers. Ia mengatakan lima orang telah kehilangan nyawa dan lima lainnya mengalami luka-luka.
"Fokus kami saat ini tertuju pada keluarga korban, mereka yang terluka, dan penanganan yang masih berlangsung," kata Levine Cava.
Tiga korban luka dilaporkan berada dalam kondisi kritis. Dua korban lainnya juga menjalani perawatan medis, tetapi kondisi mereka disebut tidak separah ketiga korban tersebut.
Levine Cava mengatakan tim penyelamat tiba di lokasi dalam hitungan detik. Respons cepat diperlukan karena pesawat membawa bahan bakar dalam jumlah besar dan kebakaran berpotensi meluas ke kendaraan serta bangunan di sekitarnya.
Ratusan Penerbangan Terganggu
Kecelakaan pesawat kargo Amazon menyebabkan seluruh kegiatan penerbangan di Bandara Internasional Miami sempat dihentikan. FAA memberlakukan penghentian operasi di darat agar petugas dapat menangani kebakaran, mengevakuasi korban, dan mengamankan lokasi.
Lebih dari 160 penerbangan dilaporkan dibatalkan, sedangkan hampir 325 penerbangan lainnya mengalami keterlambatan. Beberapa pesawat yang seharusnya mendarat di Miami dialihkan ke bandara lain, termasuk Bandara Internasional Orlando.
Gangguan terjadi ketika Amerika Serikat memasuki akhir pekan Hari Buruh, salah satu masa perjalanan tersibuk sepanjang tahun. Jutaan penumpang diperkirakan menggunakan bandara di berbagai wilayah Amerika Serikat selama periode tersebut.
Dua dari empat landasan di Bandara Internasional Miami kemudian dibuka kembali pada Minggu malam. Namun, penumpang tetap diminta memeriksa status penerbangan sebelum menuju bandara.
Bandara Internasional Miami merupakan pusat penting bagi penerbangan penumpang dan pengiriman kargo. Bandara tersebut melayani banyak rute menuju Amerika Latin serta Karibia dan dikenal sebagai salah satu bandara tersibuk di Amerika Serikat untuk pengiriman internasional.
Kondisi Cuaca Ikut Diperiksa
Penyebab pesawat gagal berhenti masih belum diketahui. Pada saat kejadian, Miami dilaporkan mengalami badai petir ringan dan angin kencang. Hembusan angin di sekitar wilayah tersebut disebut mencapai sekitar 48 kilometer per jam.
Kondisi itu belum dapat dinyatakan sebagai penyebab kecelakaan. Penyelidik perlu memeriksa arah angin terhadap pesawat, kondisi permukaan landasan, curah hujan, jarak pandang, serta keputusan yang diambil awak selama mendekati bandara.
Dalam penerbangan, angin dari belakang dapat meningkatkan kecepatan pesawat terhadap permukaan tanah. Kondisi tersebut berpotensi menambah jarak yang dibutuhkan untuk menghentikan pesawat setelah mendarat.
Landasan yang basah juga dapat mengurangi daya cengkeram roda. Akan tetapi, pengaruhnya bergantung pada banyak faktor, termasuk jumlah air di landasan, kondisi ban, efektivitas rem, penggunaan spoiler, pembalik daya dorong, berat pesawat, dan titik pertama roda menyentuh landasan.
Karena itu, keberadaan hujan atau angin kencang tidak cukup untuk membuktikan penyebab kecelakaan tanpa analisis teknis.
NTSB Selidiki Penyebab Kecelakaan
Dewan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika Serikat atau NTSB telah mengirimkan tim penyelidik ke Miami. Tim tersebut dipimpin oleh Ketua NTSB Jennifer Homendy.
Penyelidik akan memeriksa perekam data penerbangan dan perekam suara kokpit apabila keduanya berhasil diamankan. Rekaman komunikasi dengan pengatur lalu lintas udara juga akan dikumpulkan.