Selain menimbulkan korban jiwa, bentrokan tersebut juga mengakibatkan kerusakan sejumlah aset milik pekerja dan warga sekitar. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan barang bukti guna kepentingan penyidikan.
Sementara itu, Camat Bonai Darussalam menjadwalkan pertemuan para pihak pada Selasa, 10 Februari 2026. Berdasarkan laporan dari pihak koperasi, dalam pertemuan tersebut mereka meminta PT Agrinas Palma Nusantara mengevaluasi dan membatalkan kerja sama dengan PT Nusantara Sawit Majuma (NSM) sebagai KSO.
Pihak koperasi menyatakan, apabila dalam pertemuan tersebut tidak ada keputusan evaluasi terhadap KSO, para pekerja dan masyarakat yang tergabung dalam koperasi berencana melakukan aksi di areal perkebunan serta di Kantor PT Agrinas Palma Nusantara Regional Riau 2.
Diketahui, berdasarkan profil perusahaan Kementerian Hukum dan HAM, Nico Jan Andrio Sianipar tercatat sebagai Direktur Utama PT Nusantara Sawit Majuma.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih mendalami motif dan rangkaian peristiwa bentrokan yang menelan korban jiwa tersebut.