Resep Cumi Tinta Hitam dengan Kuah Gurih dan Kaya Rasa

Resep Cumi Tinta Hitam dengan Kuah Gurih dan Kaya Rasa

Cumi Kuah Item, Image: DALLĀ·E 3--

riau.disway.id - Cumi tinta hitam adalah hidangan seafood yang punya tampilan unik sekaligus rasa yang khas. Warna hitam pekat pada kuah berasal dari tinta cumi yang sengaja dipertahankan saat proses membersihkan bahan.

Tinta tersebut tidak hanya membuat warna masakan menjadi gelap. Ketika dimasak bersama bawang, cabai, rempah, dan bumbu lainnya, kuahnya menghasilkan rasa gurih dengan karakter seafood yang kuat.

Agar hasilnya tidak amis dan cuminya tetap empuk, ada dua hal yang perlu diperhatikan, yaitu penanganan tinta dan waktu memasak cumi.

Bahan Yang Dibutuhkan

Untuk membuat 3 sampai 4 porsi, siapkan:

  • 500 gram cumi segar
  • 6 siung bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 5 cabai merah
  • 5 cabai rawit atau sesuai selera
  • 2 butir kemiri
  • 1 batang serai
  • 2 lembar daun jeruk
  • 1 ruas jahe
  • 1 buah tomat
  • 250 ml air
  • 1 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh gula
  • Minyak secukupnya
  • Jeruk nipis secukupnya

Pastikan kantung tinta cumi tidak dibuang. Bagian tersebut merupakan kunci utama untuk mendapatkan warna hitam alami sekaligus cita rasa khas hidangan.

Cara Menyiapkan Cumi

Bersihkan cumi dengan menarik bagian kepalanya secara perlahan. Pisahkan kepala dan tubuhnya, kemudian keluarkan tulang bening yang berada di bagian dalam.

Saat membersihkan, usahakan kantung tinta tidak pecah. Ambil dan sisihkan tinta tersebut dalam wadah kecil.

Cuci cumi secukupnya, lalu potong tubuhnya menjadi bentuk cincin atau sesuai selera. Bagian tentakel juga dapat digunakan setelah dibersihkan.

Berikan sedikit air jeruk nipis, kemudian diamkan beberapa menit. Setelah itu bilas sebentar dan tiriskan.

Jangan merendam cumi terlalu lama dengan jeruk nipis karena rasa asam yang berlebihan dapat mengubah karakter rasa dan teksturnya.

Haluskan Dan Tumis Bumbu

Masukkan bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, dan kemiri ke dalam cobek atau blender. Haluskan hingga menjadi bumbu.

Panaskan minyak dalam wajan. Tumis bumbu sampai harum dan matang.

Masukkan serai yang sudah dimemarkan, daun jeruk, serta jahe. Aduk beberapa saat agar aroma rempah keluar.

Tambahkan tomat yang telah dipotong. Masak hingga tomat mulai layu dan bumbu terlihat lebih matang.

Tahap menumis sebaiknya tidak dilewati begitu saja. Bumbu yang matang akan menghasilkan aroma yang lebih sedap dan membuat kuah terasa lebih menyatu.

Masukkan Tinta Cumi Ke Dalam Kuah

Tuangkan sekitar 250 ml air ke dalam wajan. Aduk hingga bumbu tercampur rata.

Setelah kuah mulai mendidih, masukkan tinta cumi yang sudah disisihkan. Aduk perlahan sampai warna kuah berubah menjadi hitam.

Pada tahap ini, warna kuah biasanya semakin pekat. Jangan langsung menambahkan banyak garam karena tinta cumi dan bahan seafood sendiri sudah memberikan karakter rasa yang cukup kuat.

Tambahkan garam dan sedikit gula. Gula berfungsi untuk menyeimbangkan rasa, bukan menjadikan masakan terasa manis.

Cicipi kuah dan sesuaikan bumbunya.

Masukkan Cumi Menjelang Akhir

Setelah kuah hitam mendidih dan bumbunya matang, masukkan cumi.

Aduk perlahan agar semua bagian cumi terlapisi kuah. Masak sampai cumi berubah warna dan matang.

Cumi tidak membutuhkan waktu memasak yang panjang. Jika terlalu lama berada dalam panas, teksturnya dapat berubah menjadi lebih alot.

Karena itu, memasukkan cumi setelah kuah dan bumbu matang menjadi salah satu cara sederhana untuk mendapatkan tekstur yang lebih lembut.

Setelah cumi matang, segera matikan api.

Mengapa Tinta Cumi Membuat Rasanya Lebih Khas?

Tinta cumi memiliki komponen yang memberikan warna gelap sekaligus karakter rasa dan aroma khas. Dalam masakan, bahan ini berpadu dengan senyawa pemberi rasa gurih dari seafood dan bumbu aromatik.

Konsep umami sendiri berkaitan dengan persepsi rasa gurih yang dipengaruhi oleh senyawa seperti glutamat dan senyawa terkait lainnya. Seafood merupakan salah satu kelompok bahan pangan yang secara alami dapat memberikan karakter umami.

Hal tersebut menjelaskan mengapa cumi tinta hitam dapat terasa kaya meskipun bumbu yang digunakan relatif sederhana.

Tips Agar Kuah Hitam Tidak Terasa Pahit

Tinta cumi memiliki rasa khas sehingga jumlahnya perlu disesuaikan dengan banyaknya cumi dan kuah.

Gunakan tinta dari cumi yang masih segar dan pastikan bumbu sudah ditumis hingga matang sebelum tinta dimasukkan.

Hindari membakar atau menggoreng tinta secara langsung dengan api terlalu besar. Tinta sebaiknya dicampurkan ke dalam kuah sehingga rasa dan warnanya menyatu secara perlahan.

Jika ingin kuah lebih ringan, tambahkan air sedikit demi sedikit sampai mendapatkan konsistensi yang diinginkan.

Tips Agar Cumi Tetap Empuk

Kesalahan yang sering terjadi ketika memasak cumi adalah memasaknya terlalu lama.

Cumi dapat dimasak dengan waktu relatif singkat hingga matang, atau menggunakan metode pemasakan yang jauh lebih lama. Masalahnya muncul ketika cumi dimasak dalam durasi menengah terlalu lama sehingga teksturnya menjadi alot.

Untuk resep ini, metode yang paling praktis adalah memasukkan cumi ketika kuah sudah matang dan mendidih, kemudian memasaknya sebentar sampai matang.

Gunakan api sedang dan segera angkat setelah teksturnya matang.

Sajikan Dengan Nasi Hangat

Cumi tinta hitam paling nikmat disantap bersama nasi putih hangat. Kuah hitam yang gurih dapat disiramkan ke nasi agar rasa bumbu semakin terasa.

Irisan cabai, daun bawang, atau sedikit perasan jeruk nipis dapat ditambahkan menjelang penyajian jika ingin rasa yang lebih segar.

Bagi penyuka makanan pedas, jumlah cabai rawit bisa ditambah sejak awal. Sementara itu, bagi yang lebih menyukai rasa gurih dan tidak terlalu pedas, cabai dapat dikurangi tanpa menghilangkan karakter utama hidangan.

Penutup

Resep cumi tinta hitam tidak membutuhkan teknik yang rumit. Yang paling menentukan adalah menjaga kantung tinta tetap utuh ketika membersihkan cumi, menumis bumbu sampai matang, lalu memasukkan cumi pada tahap akhir.

Tinta memberikan warna hitam alami dan karakter rasa yang menjadi identitas hidangan ini. Perpaduannya dengan seafood segar dan bumbu aromatik menghasilkan kuah yang gurih, kaya rasa, dan memiliki sensasi umami.

Teknik memasak yang singkat juga membantu menjaga tekstur cumi agar tetap lembut dan tidak mudah alot. Dengan bahan segar dan pengaturan waktu yang tepat, hidangan sederhana ini dapat menjadi menu seafood rumahan yang terasa istimewa.

Referensi:
The Oxford Companion to Food
The Flavor Bible
Seafood: The Good Food Guide to Fish and Shellfish

Sumber: