Harga TBS Sawit Riau Naik Tembus Rp4.011 per Kg Periode 5-11 Agustus 2026
Ilustrasi--
RIAU, DISWAY.ID - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit kemitraan plasma di Provinsi Riau kembali merangkak naik. Dinas Perkebunan Provinsi Riau menetapkan harga tertinggi TBS sawit mencapai Rp4.011,82 per kilogram untuk periode 5 hingga 11 Agustus 2026.
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau Supriadi menyatakan kenaikan harga ini menjadi kabar menggembirakan bagi para petani sawit mitra di Bumi Lancang Kuning.
"Harga TBS untuk plasma di Riau secara resmi berhasil mencapai Rp4.011,82 per kilogram untuk periode 5 hingga 11 Agustus 2026," ujar Supriadi, Selasa (4/8).
Penyebab Utama Kenaikan Harga TBS Sawit
Performa positif dua komoditas utama kelapa sawit di pasar menjadi pendorong utama melambungnya harga TBS pekan ini. Penjualan Crude Palm Oil (CPO) mencatatkan kenaikan sebesar Rp38,45 per kilogram, sedangkan harga kernel atau inti sawit melonjak signifikan hingga Rp391,60 per kilogram jika membandingkannya dengan pekan lalu.
Tim Penetapan Harga menyepakati keputusan ini dalam rapat bersama Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau. Perhitungan harga secara ketat merujuk pada Permentan Nomor 13 Tahun 2024 serta Keputusan Dirjenbun Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025 demi menjamin transparansi penetapan harga bagi para pekebun mitra.
Dalam perhitungan teknis pekan ini, tim menyepakati Indeks K pada angka 93,39 persen dan menetapkan harga cangkang sebesar Rp18,27 per kilogram. Berdasarkan tabel rendemen terbaru dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan, kelompok umur tanaman 9 tahun menikmati kenaikan harga tertinggi.
"Kelompok ini mengalami lonjakan sebesar Rp26,56 per kilogram atau naik sekitar 0,67% dibandingkan periode pekan sebelumnya," kata Supriadi.
Antisipasi Pabrik Kelapa Sawit Tanpa Penjualan
Guna menjaga kelancaran proses validasi data, Disbun Riau mengantisipasi kondisi Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang tidak melakukan transaksi penjualan. Sesuai Pasal 16 Permentan Nomor 13 Tahun 2024, tim menggunakan harga rata-rata acuan Kantor Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN).
"Sesuai Pasal 16 Permentan Nomor 13 Tahun 2024, digunakan harga rata-rata tim atau acuan KPBN, di mana rata-rata CPO KPBN periode ini tercatat Rp15.779,33 dan kernel KPBN sebesar Rp15.138,00 per kilogram," jelasnya.
Supriadi menegaskan konsistensi tren positif ini lahir dari komitmen bersama dalam membenahi tata kelola penetapan harga TBS. Sinergi kuat antara Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau bertujuan menciptakan sistem yang berkeadilan bagi petani maupun perusahaan mitra.
"Membaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan bentuk kerja keras seluruh stakeholder. Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat," pungkas Supriadi.
Rincian Harga TBS Sawit Plasma Riau Periode 5-11 Agustus 2026
Berikut daftar penetapan harga TBS kelapa sawit kemitraan plasma Provinsi Riau No. 28 untuk periode 5 hingga 11 Agustus 2026 berdasarkan umur tanaman:
Umur 3 Tahun: Rp3.099,41 per kg
Umur 4 Tahun: Rp3.506,85 per kg
Sumber: