IKN Mengajar Bikin Siswa Berani Ngomong Inggris, Nilai Melonjak 15,79%

IKN Mengajar Bikin Siswa Berani Ngomong Inggris, Nilai Melonjak 15,79%

Program IKN Mengajar meningkatkan nilai Bahasa Inggris siswa 15,79% sekaligus mendorong peserta yang minder menjadi lebih percaya diri.<--

RIAU, DISWAY.ID – Program IKN Mengajar English Preparation Class membawa perubahan besar bagi puluhan siswa di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN). Bukan hanya kemampuan Bahasa Inggris yang meningkat, program ini juga mendorong peserta yang sebelumnya kurang percaya diri menjadi lebih berani berkomunikasi.

Program tersebut menjadi bagian dari strategi Otorita IKN dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Pembangunan IKN tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga menyiapkan generasi muda agar mampu mengikuti perkembangan pendidikan dan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Nilai Bahasa Inggris Peserta Naik Signifikan

IKN Mengajar English Preparation Class diikuti 66 peserta dari wilayah sekitar IKN. Peserta terdiri atas 43 siswa SMP dan 23 siswa SMA.

Program berlangsung selama hampir dua bulan, yakni mulai 24 April hingga 12 Juni 2026. Selama periode tersebut, peserta mengikuti pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris sekaligus membangun kepercayaan diri.

Hasil evaluasi menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Nilai rata-rata peserta meningkat dari 78,74 pada asesmen awal menjadi 91,17 pada asesmen akhir.

Dengan capaian tersebut, rata-rata nilai peserta meningkat 15,79 persen. Hasil itu menunjukkan bahwa metode pendampingan yang diterapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap kemampuan akademik peserta.

Peningkatan tersebut juga memperkuat kesiapan siswa untuk mengikuti pembelajaran dalam lingkungan bilingual. Hal ini menjadi penting karena Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) IKN akan menerapkan ekosistem pendidikan yang membutuhkan kemampuan komunikasi Bahasa Inggris.

Dari Minder Jadi Lebih Berani Berkomunikasi

Program IKN Mengajar tidak hanya mengukur hasil dari nilai akademik. Selama proses pembelajaran, peserta juga menunjukkan perubahan dalam hal keberanian berbicara dan kemampuan beradaptasi.

Metode pembelajaran interaktif mendorong siswa untuk lebih aktif berdiskusi, bekerja sama, dan menggunakan Bahasa Inggris dalam berbagai aktivitas. Dengan cara tersebut, peserta tidak hanya menghafal materi, tetapi juga terbiasa menggunakan bahasa secara langsung.

Proses belajar itu kemudian mendorong peningkatan rasa percaya diri. Siswa yang sebelumnya ragu berbicara mulai berani menyampaikan pendapat dan berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris.

Perubahan tersebut menjadi salah satu dampak penting program. Selain kemampuan bahasa, siswa juga memperoleh keterampilan komunikasi yang dapat menjadi bekal menghadapi pendidikan dan dunia kerja pada masa depan.

Orang Tua Lihat Perubahan Anak

Dampak program juga dirasakan oleh orang tua peserta. Siti Ramadhani menjadi salah satu orang tua yang melihat perubahan signifikan pada anaknya setelah mengikuti IKN Mengajar English Preparation Class.

Menurutnya, sang anak sebelumnya kurang percaya diri ketika harus berbicara dalam Bahasa Inggris. Namun, program tersebut memberikan ruang bagi anak untuk terus berlatih dan berkomunikasi.

“Program IKN Mengajar English Preparation Class ini sangat membantu. Awalnya anak saya kurang percaya diri untuk berbicara dalam Bahasa Inggris,” ujar Siti di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), IKN, Kamis (23/7/2026).

Sumber: