Russell Pimpin FP2 Monza, Leclerc Tertinggal 0,120 Detik
George Russell (3), Image: @georgerussell63 / Instagram--
Perbedaan performa antara Leclerc dan Hamilton juga menjadi bahan evaluasi bagi Ferrari. Kedua pembalap menggunakan mobil dengan spesifikasi dasar yang sama, tetapi variasi setelan, gaya mengemudi, kondisi ban, dan lalu lintas dapat menghasilkan selisih waktu cukup besar.
Oscar Piastri menempatkan McLaren kedua di urutan keenam. Ia berada di depan Arvid Lindblad dan Ollie Bearman. Bearman menjadi satu-satunya pembalap Haas yang menggunakan mesin Ferrari versi terbaru pada akhir pekan GP Italia.
Keberadaan Bearman di posisi delapan dapat memberikan data tambahan mengenai performa mesin baru Ferrari. Namun, catatan waktu latihan tidak bisa digunakan untuk menilai tenaga mesin secara langsung karena setiap pembalap dapat memakai jumlah bahan bakar, mode mesin, serta program pengujian yang berbeda.
Verstappen Keluhkan Kurangnya Downforce
Max Verstappen harus puas menempati posisi kesembilan setelah sebelumnya absen dalam FP1. Kursinya pada sesi pertama diberikan kepada Ayumu Iwasa untuk memenuhi kewajiban menjalankan pembalap rookie.
Ketika kembali mengemudikan mobil Red Bull pada FP2, Verstappen mengeluhkan kurangnya downforce. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kestabilan mobil ketika mengerem dan melibas tikungan, meskipun penggunaan sayap dengan tingkat hambatan rendah memang diperlukan untuk mendapatkan kecepatan maksimal di lintasan lurus Monza.
Tim harus mencari keseimbangan antara downforce dan hambatan udara. Sayap yang lebih tipis dapat meningkatkan kecepatan di lintasan lurus, tetapi membuat mobil lebih sulit dikendalikan di tikungan. Sebaliknya, downforce yang lebih besar meningkatkan daya cengkeram, tetapi juga menambah hambatan udara dan mengurangi kecepatan puncak.
Yuki Tsunoda melengkapi posisi 10 besar dalam penampilan keduanya bersama Racing Bulls musim ini. Ia masih menggantikan Liam Lawson, yang naik ke Red Bull untuk mengambil posisi Isack Hadjar yang sedang mengalami cedera.
Persaingan Kualifikasi Diperkirakan Ketat
Di luar posisi 10 besar, Franco Colapinto menempati urutan ke-11 bersama Alpine. Ia diikuti Liam Lawson, Nico Hulkenberg, Pierre Gasly, dan Gabriel Bortoleto. Bortoleto mengalami masalah mesin pada pengujung sesi bersama Audi.
Alex Albon dan Carlos Sainz membawa dua mobil Williams ke posisi ke-16 dan ke-17, sedangkan Esteban Ocon berada di belakang keduanya. Fernando Alonso menempati posisi ke-19, di depan Sergio Perez, Valtteri Bottas, dan Lance Stroll.
Hasil FP2 belum dapat dijadikan jaminan untuk menentukan urutan dalam kualifikasi. Beban bahan bakar, mode mesin, kondisi lintasan, penggunaan ban, dan program masing-masing tim tidak selalu sama.
Meski demikian, keunggulan Russell atas Leclerc memperlihatkan bahwa Mercedes dan Ferrari berpotensi terlibat dalam perebutan pole position yang ketat. McLaren masih berada dalam persaingan melalui Norris, sementara Red Bull harus memperbaiki keseimbangan mobil Verstappen agar dapat mendekati barisan terdepan.
Penutup
George Russell menutup FP2 GP Italia sebagai pembalap tercepat setelah mengungguli Charles Leclerc dengan selisih hanya 0,120 detik. Kecepatan Mercedes semakin terlihat dengan keberhasilan Antonelli menempati posisi ketiga, meskipun pemimpin klasemen itu harus menghadapi penalti start dari belakang.
Data latihan memperlihatkan bahwa perbedaan performa di barisan depan sangat kecil. Secara teknis, efisiensi aerodinamika, tenaga mesin, kestabilan pengereman, dan kemampuan menjaga temperatur ban akan menentukan hasil kualifikasi serta balapan di Monza.
Referensi:
Crash.net, George Russell Heads Charles Leclerc in Second Monza F1 Practice at Italian GP
Sumber: