Begini Kisah Spanyol Menaklukkan Piala Dunia 2026

Begini Kisah Spanyol Menaklukkan Piala Dunia 2026

Timnas Spanyol, Image: @sefutbol / Instagram--

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag

Filename: frontend/detail-artikel.php

Line Number: 121

Backtrace:

File: /var/www/html/riau.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 121
Function: array_multisort

File: /var/www/html/riau.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 359
Function: view

File: /var/www/html/riau.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once

riau.disway.id - Spanyol menutup perjalanan luar biasa di Piala Dunia 2026 dengan cara yang paling sempurna. Setelah melewati delapan pertandingan, La Roja akhirnya mengangkat trofi dunia usai menaklukkan Argentina 1-0 lewat babak perpanjangan waktu di New York New Jersey Stadium.

Keberhasilan tersebut mengakhiri penantian selama 16 tahun sejak gelar pertama mereka di Afrika Selatan pada 2010. Menariknya, perjalanan menuju trofi kali ini tidak langsung dimulai dengan kemenangan meyakinkan. Spanyol justru sempat tersendat pada laga pembuka sebelum perlahan berkembang menjadi tim yang nyaris tak memiliki kelemahan.

Start Kurang Meyakinkan

Laga pertama melawan Tanjung Verde menjadi satu-satunya pertandingan ketika Spanyol gagal mencetak gol. Mereka mendominasi permainan dan melepaskan puluhan tembakan, tetapi penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat pertandingan berakhir tanpa gol.

Hasil imbang itu sempat memunculkan pertanyaan mengenai kesiapan pasukan Luis de la Fuente. Namun, keraguan tersebut tidak bertahan lama.

Pada pertandingan kedua, Spanyol tampil jauh lebih tajam saat membantai Arab Saudi 4-0. Lamine Yamal mencuri perhatian lewat gol pertamanya di Piala Dunia, sementara Mikel Oyarzabal mencetak dua gol yang memperlihatkan ketajaman lini depan La Roja.

Kemenangan tipis 1-0 atas Uruguay pada laga terakhir memastikan Spanyol finis sebagai juara Grup H. Gol tunggal Alex Baena menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat.

Semakin Kuat Memasuki Babak Gugur

Memasuki fase gugur, performa Spanyol justru meningkat dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.

Austria menjadi lawan pertama yang disingkirkan dengan skor 3-0. Oyarzabal kembali menjadi bintang berkat dua golnya, sedangkan Pedro Porro ikut mencatatkan nama di papan skor. Pada laga yang sama, Unai Simon mencetak rekor baru setelah melewati catatan clean sheet milik legenda Italia, Walter Zenga.

Ujian lebih berat datang ketika menghadapi Portugal pada babak 16 besar. Pertandingan tampak akan berakhir tanpa gol hingga Mikel Merino muncul sebagai pahlawan melalui gol pada masa injury time. Assist Ferran Torres mengubah laga yang nyaris berlanjut ke babak tambahan menjadi kemenangan dramatis untuk Spanyol.

Selalu Menemukan Cara untuk Menang

Perempat final melawan Belgia menjadi pertandingan pertama ketika gawang Spanyol akhirnya kebobolan. Setelah Fabian Ruiz membawa La Roja unggul, Charles De Ketelaere menyamakan skor dan menghentikan rekor panjang Unai Simon tanpa kebobolan.

Namun, Spanyol kembali menunjukkan mental juara. Mikel Merino yang masuk dari bangku cadangan mencetak gol kemenangan hanya beberapa saat setelah berada di lapangan.

Semifinal menghadapi Prancis menjadi salah satu penampilan terbaik Spanyol sepanjang turnamen. Mereka mendominasi permainan, mengontrol tempo sejak awal, dan menang 2-0 melalui penalti Mikel Oyarzabal serta gol Pedro Porro.

Ferran Torres Menentukan Segalanya

Partai final mempertemukan dua raksasa dunia, Spanyol dan Argentina. Duel berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama disiplin menjaga pertahanan sehingga skor tetap 0-0 hingga waktu normal berakhir.

Momentum berubah ketika Enzo Fernandez diusir keluar lapangan akibat menerima kartu kuning kedua. Unggul jumlah pemain, Spanyol meningkatkan intensitas serangan.

Keputusan Luis de la Fuente memasukkan Ferran Torres kembali membuahkan hasil. Penyerang tersebut mencetak gol pada babak tambahan yang memastikan kemenangan 1-0 sekaligus membawa Spanyol menjadi juara dunia.

Kampanye yang Nyaris Sempurna

Gelar Piala Dunia 2026 menjadi buah dari konsistensi yang ditunjukkan Spanyol sejak awal turnamen. Dari delapan pertandingan, mereka membukukan tujuh kemenangan dan satu hasil imbang tanpa sekalipun menelan kekalahan.

La Roja juga hanya kebobolan satu gol sepanjang kompetisi, sebuah rekor terbaik yang pernah dicatatkan oleh tim juara dalam sejarah Piala Dunia.

Selain itu, Unai Simon mengakhiri turnamen dengan tujuh clean sheet, sementara sejumlah pemain seperti Mikel Oyarzabal, Ferran Torres, Lamine Yamal, Mikel Merino, Pedro Porro, hingga Alex Baena silih berganti menjadi penentu kemenangan.

Perjalanan tersebut memperlihatkan bahwa keberhasilan Spanyol bukan hanya bergantung pada satu bintang. Kekuatan kolektif, kedalaman skuad, serta kecerdikan Luis de la Fuente dalam membaca pertandingan menjadi fondasi yang membawa La Roja kembali berdiri di puncak sepak bola dunia.

SEO Keywords: Spanyol Juara, Piala Dunia 2026, La Roja, Unai Simon, Luis de la Fuente, perjalanan Spanyol di Piala Dunia 2026, Spanyol juara dunia 2026, rekap laga Spanyol di Piala Dunia, statistik Spanyol menuju juara dunia, perjalanan La Roja ke final Piala Dunia

Referensi:

FIFA

Sumber: