Riau Hemat Rp45 Miliar Gara-Gara Program MBG, APBD Langsung Longgar!

Riau Hemat Rp45 Miliar Gara-Gara Program MBG, APBD Langsung Longgar!

Pemprov Riau sukses menghemat APBD hingga Rp45 miliar berkat integrasi program Makan Bergizi Gratis di tujuh sekolah berasrama unggulan.--

RIAU, DISWAY.ID - Pemerintah Provinsi Riau sukses mengamankan dana segar puluhan miliar rupiah. Penghematan fantastis ini terjadi setelah mereka menerapkan program strategis nasional terbaru.

Kebijakan Makan Bergizi Gratis atau MBG dari pusat membawa berkah besar bagi kas daerah. Ruang fiskal Bumi Lancang Kuning kini mendadak menjadi jauh lebih fleksibel.

Duit Rp45 Miliar Utuh, Sekolah Berasrama Riau Mandi Berkah

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Riau, Supriyadi, membeberkan kabar gembira tersebut hari ini. Anggaran pendapatan dan belanja daerah alias APBD Riau kini terbebas dari beban berat.

Dana sebesar Rp45 miliar berhasil diselamatkan dari pos pembiayaan konsumsi siswa. Penghematan ini mencakup tujuh sekolah keguruan berasrama atau boarding school milik pemprov.

"Kehadiran program MBG telah membantu meringankan beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), khususnya pada pembiayaan konsumsi siswa di tujuh sekolah keguruan (boarding school) milik Pemerintah Provinsi Riau. Angkanya cukup signifikan mencapai Rp45 miliar," ujar Kadiskominfotik Riau, Supriyadi.

Sejumlah sekolah unggulan kini langsung terintegrasi dengan skema menu bernutrisi dari pusat tersebut. Beberapa di antaranya meliputi SMA Plus, SMA Pintar, hingga SMA Olahraga Riau.

SMK Perikanan, SMK Pertanian, serta SMK Olahraga juga ikut merasakan dampak langsung integrasi ini. Pengalihan anggaran konsumsi tersebut membuat pengelolaan keuangan sekolah menjadi jauh lebih produktif.

Gubernur Ajak Warga Kompak Dukung Program Strategis Nasional

Manajemen keuangan yang efisien ini memicu respons positif dari pimpinan daerah Riau. Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menginstruksikan seluruh jajaran untuk mengawal ketat kebijakan ini.

Supriyadi juga mengajak masyarakat luas untuk bersatu padu menyukseskan agenda besar nasional tersebut. Dukungan penuh dari warga lokal menjadi kunci utama keberhasilan implementasi di lapangan.

Pemerintah daerah berencana mengalihkan sisa dana puluhan miliar tersebut ke sektor vital lain. Berbagai program prioritas yang menyentuh masyarakat bawah segera mendapatkan kucuran dana segar.

Langkah taktis ini dipercaya mampu mempercepat pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik di Riau. Fleksibilitas anggaran baru ini menjadi angin segar di tengah tantangan ekonomi global.

Ekonomi Lokal Riau Berputar Kencang, Kantin Sekolah Alih Fungsi

Dampak positif dari kebijakan gizi gratis ini ternyata tidak hanya menyasar anggaran daerah. Sektor ekonomi mikro di sekitar satuan pelayanan pendidikan ikut bergerak naik secara signifikan.

Aliran dana program dari pusat langsung mengalir ke satuan pelayanan di tingkat bawah. Perputaran uang yang cepat ini otomatis memperkuat daya beli masyarakat di daerah.

Meski begitu, pemprov tidak menampik adanya penurunan pendapatan dari sektor retribusi kantin. Pemerintah daerah langsung bergerak cepat merumuskan formula terbaik untuk mengatasi masalah tersebut.

Pihak pemprov bersama pemangku kepentingan terkait akan membina para pengelola kantin yang terdampak. Sinergi matang terus digodok agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

Kantin Sekolah Siap Jadi Dapur Umum Gizi Gratis

Sumber:

Berita Terkait