Masalah Lap Awal Jadi Penghambat Marc Marquez di Ducati 2026

Masalah Lap Awal Jadi Penghambat Marc Marquez di Ducati 2026

Marc Marquez, Image: @marcmarquez93 / Instagram--

riau.disway.id - Marc Marquez kembali menunjukkan bahwa dirinya masih menjadi salah satu pembalap paling berbahaya di lintasan MotoGP. Namun di balik performa impresifnya bersama Ducati Lenovo Team musim 2026, ada satu celah yang belum tertutup.

Dalam balapan MotoGP Brasil 2026, Marquez tampil sangat kuat di paruh akhir lomba. Ia mampu menjaga ritme dan bahkan mencatatkan lap terbaik menjelang garis finis. Namun semua itu terasa kurang berarti karena ia sudah kehilangan terlalu banyak waktu sejak lap awal.

Ia mengakui bahwa masalah terbesar yang dihadapi saat ini adalah kurangnya rasa percaya diri dan feeling dengan motor di fase awal balapan. Kondisi ini membuatnya tidak bisa langsung menyerang atau mempertahankan posisi sejak lampu start padam.

Terjebak di Tengah Rombongan

Kelemahan di lap awal berdampak langsung pada posisi Marquez di lintasan. Alih alih berada di barisan depan, ia justru harus bertarung di tengah rombongan bersama pembalap lain seperti Fabio di Giannantonio dan Jorge Martin.

Situasi ini membuatnya sulit mengembangkan kecepatan maksimal. Selain harus menjaga jarak aman, ia juga tidak memiliki ruang yang cukup untuk melakukan manuver agresif.

Dalam beberapa momen, Marquez terlihat mencoba tetap tenang dan tidak memaksakan diri. Ia sadar bahwa memaksa di awal justru bisa merusak ban dan memperburuk kondisi di akhir balapan.

Namun strategi tersebut memiliki konsekuensi besar, yaitu kehilangan kontak dengan pembalap terdepan.

Aprilia dan Bezzecchi Tampil Lebih Siap

Sementara Marquez masih mencari solusi, Marco Bezzecchi justru tampil sangat solid bersama Aprilia Racing. Ia mampu memanfaatkan setiap lap dengan maksimal dan menjaga jarak aman hingga finis.

Keunggulan yang cukup jauh di garis akhir menunjukkan bahwa Aprilia saat ini berada dalam kondisi yang sangat kompetitif. Tidak hanya cepat, tetapi juga konsisten sejak awal hingga akhir balapan.

Marquez sendiri mengakui bahwa kekuatan rivalnya berasal dari kombinasi sempurna antara pembalap dan motor. Ia melihat bahwa Aprilia sedang berada dalam momentum terbaiknya.

Harapan Bangkit di Seri Berikutnya

Meski belum meraih hasil maksimal, Marquez tidak melihat situasi ini sebagai kemunduran besar. Ia justru menilai bahwa performa Ducati GP26 sudah berada di jalur yang tepat.

Perbaikan hanya diperlukan di satu titik krusial, yaitu lap awal. Jika masalah ini bisa diatasi, maka ia akan memiliki paket lengkap untuk bersaing di setiap seri.

Balapan selanjutnya di MotoGP Amerika 2026 akan menjadi ujian penting. Trek yang menuntut teknik tinggi bisa menjadi peluang bagi Marquez untuk menunjukkan adaptasi yang lebih baik.

Kesimpulan

Marc Marquez menunjukkan bahwa dirinya belum kehilangan sentuhan sebagai pembalap elite. Kecepatan di akhir balapan menjadi bukti bahwa ia masih memiliki potensi besar untuk menang.

Namun MotoGP bukan hanya soal siapa yang tercepat, tetapi juga siapa yang paling siap sejak awal. Kelemahan di lap awal menjadi faktor penentu yang membuatnya kehilangan peluang besar.

Jika ia mampu memperbaiki start dan menemukan feeling sejak awal, maka peluang untuk kembali mendominasi musim 2026 akan terbuka lebar. Saat itu terjadi, persaingan gelar dipastikan akan semakin sengit.

Referensi

Crash.net Marc Marquez reveals only thing hes missing on 2026 Ducati MotoGP bike

 
 

Sumber: