Honda juga memperkuat tim penguji dengan menghadirkan Aleix Espargaro dan Takaaki Nakagami.
Perubahan tersebut memberikan sinyal bahwa Honda ingin mempercepat proses pengembangan motor.
Bagi Quartararo, perubahan cara kerja seperti ini menjadi alasan penting untuk percaya pada proyek Honda.
Prototipe Honda 2027 Sudah Dikembangkan
Honda tidak menunggu sampai musim 2027 untuk memulai pekerjaannya.
Prototipe motor untuk menghadapi regulasi baru sudah menjalani pengujian sejak akhir 2025. Pengembangan kemudian terus dilakukan untuk memahami karakter mesin dan sasis yang akan digunakan pada era berikutnya.
Ini menjadi keuntungan tersendiri bagi Quartararo.
Ketika bergabung dengan Honda, ia tidak masuk ke proyek yang baru akan dimulai. Ia datang ketika proses pengembangan sudah berjalan dan masih memiliki cukup waktu untuk memberikan masukan sebelum motor benar-benar digunakan dalam balapan.
Pengalaman Quartararo selama bertahun-tahun di MotoGP dapat menjadi aset penting bagi Honda.
Ia memahami karakter motor Yamaha, pernah menjadi juara dunia, dan sudah mengalami berbagai perubahan teknis selama berada di kelas premier.
Honda tentu berharap pengalaman tersebut dapat membantu mempercepat proses pengembangan.
Quartararo Tidak Membutuhkan Sekadar Motor Cepat
Hal menarik dari keputusan Quartararo adalah ia tidak hanya mencari pabrikan dengan motor yang sudah terbukti cepat.
Jika itu menjadi pertimbangan utama, pilihan Honda mungkin sulit dijelaskan.
Namun Quartararo justru tertarik pada potensi.
Ia ingin berada di dalam proyek yang memiliki ruang besar untuk berkembang. Regulasi baru memberikan kesempatan tersebut karena seluruh pabrikan harus kembali menyesuaikan diri.
Motor yang dominan pada 2026 belum tentu menjadi motor terbaik pada 2027.
Begitu pula sebaliknya, pabrikan yang masih mengalami kesulitan dapat melakukan lompatan besar jika berhasil membaca regulasi baru dengan tepat.