riau.disway.id - Sesi Final Practice (FP2) MotoGP 2026 di Circuit of the Americas (COTA) Austin menampilkan performa kuat dari Jorge Martin. Pembalap Aprilia Racing ini mencatat waktu terbaik dengan 2 menit 01,563 detik, menempatkan dirinya di puncak sebelum kualifikasi dimulai. Di belakangnya, Marc Marquez dari Ducati Lenovo hanya terpaut 0,151 detik, sementara rekan setimnya Francesco Bagnaia menempati posisi ketiga dengan selisih 0,200 detik. Meski tercepat di lintasan, Marco Bezzecchi dari Aprilia justru menorehkan kecepatan maksimal tertinggi mencapai 352 km/jam, menunjukkan kekuatan motor Aprilia di trek lurus. Posisi keempat Bezzecchi di FP2 menandakan bahwa kecepatan puncak tidak selalu berbanding lurus dengan catatan waktu terbaik per lap. Sesi latihan ini berlangsung di bawah cuaca mendung dengan suhu yang relatif sejuk. Kondisi ini mendorong sebagian besar pembalap memilih ban soft untuk menjaga traksi, sementara beberapa pembalap seperti Bezzecchi, Pedro Acosta, Johann Zarco, dan Luca Marini memakai ban medium belakang untuk menyesuaikan strategi putaran panjang. Drama juga terjadi di lintasan, dengan beberapa crash ringan yang melibatkan Ai Ogura, Alex Marquez, dan Diogo Moreira. Ogura sempat terjatuh di tikungan terakhir pertengahan sesi, namun semua pembalap berhasil kembali ke lintasan untuk menyelesaikan FP2. FP2 menjadi kesempatan penting bagi tim dan pembalap untuk menyesuaikan setelan motor menjelang kualifikasi. Marc Marquez menguji aero baru ala Aprilia pada Ducati-nya, sementara Jorge Martin menunjukkan kemampuan menyeimbangkan kecepatan di tikungan dan akselerasi di trek lurus. Pembalap lain seperti Fabio Di Giannantonio dan Pedro Acosta tetap kompetitif, menempati posisi lima dan enam. Beberapa pembalap papan atas lainnya, termasuk Fabio Quartararo, Jack Miller, dan Alex Rins, masih harus menemukan ritme terbaik untuk mengamankan posisi start yang optimal. FP2 memperlihatkan bahwa meski tercepat di latihan, posisi grid akhir masih bergantung pada sesi kualifikasi. FP2 COTA menegaskan bahwa persaingan di MotoGP Amerika akan sengit. Jorge Martin menunjukkan performa kuat, sementara Bezzecchi memamerkan keunggulan top speed. Sesi latihan ini memberikan gambaran strategi tim dan kesiapan pembalap untuk kualifikasi dan balapan utama, menandakan bahwa pertarungan di Austin akan penuh dinamika dan kejutan.Cuaca, Ban, dan Dinamika FP2
Indikasi Strategi Kualifikasi
Penutup