PEKANBARU, DISWAY.ID - Peristiwa tragis menggemparkan warga di sekitar Flyover Pasar Pagi Arengka, Kota Pekanbaru, pada Jumat (27/2/2026) siang. Seorang pengendara sepeda motor wanita dilaporkan tewas mengenaskan setelah kehilangan kendali dan terjatuh dari atas jembatan layang tersebut sekitar pukul 11.20 WIB.
"Korban sempat mendapatkan perawatan medis, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka parah yang dideritanya. Kecelakaan bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Gear dengan nomor polisi BM 3146 ABF melaju dari arah utara menuju selatan," ujar Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio BW Wicaksana.
Berdasarkan pantauan di lapangan, korban bergerak dari arah persimpangan Jalan Arifin Ahmad - Soekarno Hatta dan naik ke atas flyover menuju arah Jalan HR Subrantas dengan kecepatan yang ditengarai cukup tinggi.
BACA JUGA:Marquez Tetap Tenang saat Ducati Alami Hari Paling Buruk di Thailand
BACA JUGA:Toprak Razgatlioglu Debut MotoGP di Buriram, Crash Akhiri Balapan Prematur
Naas, saat memasuki jalur menikung ke kanan di atas jembatan, sepeda motor yang dikendarai korban justru terus melaju lurus tanpa mengikuti arah tikungan. Hal ini menyebabkan kendaraan menghantam dinding pembatas sebelah kiri flyover dengan benturan yang sangat keras. Akibat hantaman tersebut, korban terpental dan kehilangan keseimbangan di ketinggian.
"Benturan pertama terjadi pada bagian kepala korban yang mengenai dinding pembatas. Setelah itu, tubuh korban terlempar dan jatuh ke bawah hingga menghantam aspal jalan di bawah flyover," jelas Satrio.
Posisi jatuh yang fatal membuat kondisi korban sangat kritis di lokasi kejadian. Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pihak kepolisian menduga kuat bahwa kecelakaan tunggal ini dipicu oleh kurangnya konsentrasi pengendara.
Kecepatan yang tinggi saat melintasi jalur menikung membuat pengendara tidak mampu mengantisipasi arah jalan, sehingga menabrak fasilitas pembatas jalan dengan telak.
BACA JUGA:Aprilia Kirim Sinyal Kuat, Bezzecchi Jadi Simbol Era Baru MotoGP
BACA JUGA:Tikungan Terakhir Jadi Petaka, Debut MotoGP Toprak Berakhir Dramatis
"Setelah kejadian, petugas dan warga segera mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Eka Hospital untuk mendapatkan pertolongan darurat," ucapnya.
Sayangnya, meski tim medis telah berupaya maksimal, wanita tersebut dinyatakan meninggal dunia dalam perawatan karena mengalami cedera berat di bagian kepala yang terlalu fatal.
Hingga berita ini diturunkan, identitas lengkap korban masih menjadi misteri bagi pihak berwajib. Pasalnya, polisi tidak menemukan satu pun kartu identitas, dompet, atau tanda pengenal lainnya pada tubuh korban maupun di dalam bagasi motornya. Hal ini menyulitkan petugas untuk segera menghubungi pihak keluarga.
Sebagai langkah antisipasi ke depan, AKP Satrio mengimbau kepada seluruh masyarakat Pekanbaru agar selalu menjaga fokus dan mengurangi kecepatan saat melintasi jalur rawan seperti tikungan di atas flyover.