riau.disway.id - McLaren menghadapi tantangan besar menjelang musim F1 2026 setelah Lando Norris mengakui bahwa timnya belum cukup cepat dibandingkan rival utama, Red Bull dan Ferrari. Pernyataan ini muncul setelah hari kedua uji pra-musim pertama di Bahrain, di mana Norris dan rekan setimnya, Oscar Piastri, berusaha memahami performa mobil baru mereka.
Evaluasi Performa McLaren
Norris menekankan bahwa meskipun McLaren melakukan sejumlah lap penting untuk pengujian, kecepatan mobil masih tertinggal. “Kami melakukan banyak putaran, tetapi kami jelas belum cukup cepat,” ujarnya kepada Sky Sports F1. Norris menambahkan bahwa tim memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk meningkatkan performa sebelum uji pra-musim kedua yang dijadwalkan minggu depan.
Pandangan Norris menyoroti kesenjangan yang terlihat jelas dengan Ferrari, di mana Charles Leclerc berhasil mencetak benchmark baru pada hari kedua, serta Red Bull yang menunjukkan performa dan reliabilitas mesin baru mereka yang dibangun sendiri sejak 2005.
Kekuatan Mesin Red Bull dan Ford
Menurut Norris, mesin Red Bull menunjukkan efisiensi energi yang sangat baik, memungkinkan tim tersebut mendapatkan keunggulan di beberapa sektor trek. Ia menyebutkan bahwa McLaren dan Mercedes HPP memiliki area yang perlu diperbaiki agar bisa bersaing. Selain itu, mesin Ford yang digunakan oleh tim lain juga menunjukkan kekuatan signifikan, membuat persaingan semakin ketat.
Strategi Pengelolaan Energi dan Deployment
Neil Houldey, direktur teknik McLaren, menekankan pentingnya memahami kapan dan di mana mengerahkan energi dari power unit. Analisis GPS menunjukkan bahwa beberapa tim mampu mengerahkan tenaga lebih optimal dibandingkan McLaren. Houldey yakin bahwa dengan perbaikan dan strategi yang tepat, tim dapat mencapai deployment maksimal dan bersaing lebih ketat di musim ini.
Fokus pada Perbaikan dan Uji Selanjutnya
McLaren tetap optimis meski berada di posisi tertinggal. Norris menyatakan bahwa meskipun hasil uji awal menunjukkan celah kecepatan, uji pra-musim memberikan kesempatan berharga untuk mengevaluasi kekuatan dan kelemahan mobil. Oscar Piastri dijadwalkan kembali menguji mobil pada hari terakhir uji pra-musim pertama, memberi tim data tambahan untuk persiapan.
Kesimpulan
Pernyataan Lando Norris menyoroti kenyataan bahwa McLaren masih membutuhkan peningkatan signifikan untuk bisa bersaing dengan Red Bull dan Ferrari di F1 2026. Analisis performa, efisiensi mesin, dan strategi deployment menjadi kunci utama bagi tim Inggris ini. Dengan data uji pra-musim yang terus dikumpulkan, McLaren berupaya menutup kesenjangan dan meningkatkan daya saing sebelum musim resmi dimulai.
Referensi: Crash.net, Lando Norris admits McLaren are “not quick enough” and behind two F1 rivals.