RIAU, DISWAY.ID - Waspada buat kamu yang sudah punya rencana menu rendang atau semur untuk sahur pertama! Kabar mengejutkan datang dari Pasar Sail, Kota Pekanbaru. Harga daging sapi mendadak "pemanasan" dan merangkak naik cukup signifikan bahkan sebelum bulan suci Ramadan 2026 resmi dimulai. Fenomena ini tentu bikin emak-emak harus putar otak mengatur anggaran dapur.
Berdasarkan pantauan langsung di Jalan Hang Tuah, Pekanbaru pada Senin (9/2/2026), aktivitas belanja masyarakat yang meningkat drastis menjadi pemicu utama. Meskipun stok barang di pasar tradisional ini masih tersedia dan distribusi dari daerah pemasok tetap lancar, hukum pasar tidak bisa berbohong: permintaan tinggi, harga pun ikut terbang.
Naik Rp10.000 Per Kilogram dalam Hitungan Hari
Kenaikan ini bukan isapan jempol belaka. Riki (42), salah satu pedagang daging sapi senior di Pasar Sail, mengungkapkan bahwa harga komoditas andalan ini sudah mengalami penyesuaian sejak beberapa hari terakhir. Lonjakan harga ini terjadi merata seiring dengan antusiasme warga menyambut bulan puasa.
“Sekarang harga daging sapi naik sekitar Rp10.000 per kilogram. Sebelumnya masih di kisaran Rp140.000, sekarang menjadi Rp150.000 per kilogram,” ungkap Riki. Kenaikan harga daging segar ini diprediksi tidak akan berhenti di sini saja, mengingat puncak permintaan biasanya terjadi tepat beberapa hari sebelum hari pertama Ramadan.
Prediksi Harga: Masih Ada Potensi Terus Menanjak
Jangan harap harga bakal turun dalam waktu dekat. Para pedagang memperkirakan tren kenaikan harga ini akan bertahan, bahkan berpotensi meroket lebih tinggi saat memasuki bulan suci nanti. Faktor kebutuhan masyarakat yang masif terhadap protein hewani menjadi motor utama penyesuaian banderol di tingkat pedagang pasar.
“Kemungkinan harga masih akan bertahan naik sampai Ramadan nanti, karena biasanya permintaan terus meningkat,” tambah Riki. Hal ini menjadi sinyal bagi konsumen untuk lebih bijak dalam menentukan waktu belanja agar tidak terjebak harga puncak (peak season) yang lebih ekstrem.
Respon Pembeli: Tetap Beli Meski Dompet Menjerit
Siti Humairah (40), seorang ibu rumah tangga yang sedang berbelanja, mengakui bahwa kenaikan ini sangat terasa di kantong. Namun, demi tradisi keluarga dan pemenuhan gizi saat puasa, ia tetap memutuskan untuk membeli daging sapi meski harus membatasi jumlahnya.
“Memang sudah terasa naik dibandingkan sebelumnya, tapi tetap kami beli seperlunya. Biasanya menjelang Ramadan harga memang naik, jadi kami menyesuaikan belanja,” ujar Siti. Ia juga menitipkan pesan penting agar pemerintah tidak tinggal diam dan terus memantau kelancaran distribusi supaya kenaikan harga tidak semakin mencekik rakyat kecil.
Saran Untuk Konsumen Cerdas
Menghadapi situasi ini, kamu sebaiknya mulai melakukan strategi belanja berkelompok atau mencari alternatif bagian daging yang lebih ekonomis. Tetap pantau informasi harga pangan terkini di Pekanbaru agar strategi keuangan rumah tangga kamu tetap aman terkendali selama bulan Ramadan 2026. (*)