riau.disway.id - Michael Carrick mulai memberikan sinyal bahwa dirinya tertarik untuk melanjutkan peran sebagai manajer Manchester United setelah ditunjuk sebagai pengganti sementara Ruben Amorim pada pertengahan Januari. Sejak awal, Carrick memilih untuk menjaga pembicaraan soal masa depannya tetap internal, menekankan bahwa fokus utama adalah membangun kekuatan tim, bukan mencari sorotan media.
Ia menegaskan, "Saya sepenuhnya sadar dengan tanggung jawab yang saya emban. Tujuan kami adalah membawa kesuksesan bagi klub, baik itu dengan saya atau orang lain. Hasil sementara tidak mengubah arah kami." Pernyataan ini dianggap sebagai tanda bahwa Carrick ingin ikut membentuk masa depan tim meskipun belum ada keputusan resmi dari klub.
Kemenangan Beruntun Tapi Fokus pada Jangka Panjang
Sejak mengambil alih kursi manajer sementara, United meraih tiga kemenangan beruntun. Namun, Carrick menekankan pentingnya kestabilan dan pembangunan tim jangka panjang dibanding sekadar hasil instan. Ia menambahkan, "Saya menikmati peran saya saat ini dan merasa betah di klub, tapi saya memahami situasinya. Saya tidak terbawa euforia kemenangan sementara."
Tim Pelatih yang Kuat dan Terpercaya
Carrick juga menyoroti peran tim pelatihnya dalam membangun fondasi tim yang kokoh. Kehadiran Steve Holland, mantan asisten pelatih Chelsea dan Inggris, diangkat berkat koneksi Carrick dengan saudaranya, Graeme, yang pernah bekerja di pengembangan pemain junior Inggris. Tim pelatih ini juga mencakup Jonathan Woodgate, Jonny Evans, dan Travis Binnion, yang bersama-sama memperkuat strategi dan struktur tim di Old Trafford.
Carrick menuturkan, "Kami langsung klik karena pengalaman dan kualitasnya. Ia juga penggemar United sejak kecil, tapi yang lebih penting adalah pengalamannya memenangkan trofi dengan berbagai gaya dan manajer berbeda."
Peluang Menjadi Manajer Permanen
Meski klub masih menimbang beberapa kandidat untuk posisi manajer permanen, pernyataan Carrick membuka kemungkinan bahwa United mempertimbangkan dirinya. Keputusan final akan menimbang rekam jejak kandidat, pengalaman manajerial, dan kesesuaian dengan strategi jangka panjang klub.
Kesimpulan
Pendekatan Carrick menekankan pembangunan tim yang berkelanjutan dan stabilitas manajerial, bukan hanya hasil instan. Hal ini sesuai dengan prinsip manajemen modern di klub besar, di mana konsistensi strategi dan budaya klub menjadi kunci kesuksesan jangka panjang. Jika diberikan posisi permanen, Carrick berpotensi membawa United tetap kompetitif sekaligus menjaga identitas dan kestabilan tim.
Referensi:
-
Michael Carrick: Man Utd interim boss hints he wants to stay full time – BBC.com