Salah vs Mane, Rivalitas Lama Kembali Mengemuka di Piala Afrika

Rabu 14-01-2026,13:48 WIB
Reporter : Makruf
Editor : Makruf

riau.disway.id - Piala Afrika (Afcon) selalu melahirkan kisah-kisah besar yang tidak hanya ditentukan oleh skor akhir pertandingan, tetapi juga oleh rivalitas antarpemain yang telah terbangun selama bertahun-tahun. Dalam konteks Piala Afrika 2025, pertemuan Mesir dan Senegal kembali menghadirkan salah satu duel paling ikonik dalam sepak bola Afrika modern, yakni persaingan antara Mohamed Salah dan Sadio Mane. Rivalitas ini tidak lahir secara tiba-tiba, melainkan terbentuk melalui rangkaian pertemuan krusial, kegagalan, dan keberhasilan yang meninggalkan jejak emosional mendalam bagi kedua pemain serta negara yang mereka wakili.

Pertandingan Mesir melawan Senegal kali ini kembali dipandang sebagai lebih dari sekadar laga semifinal. Publik dan media internasional melihatnya sebagai kelanjutan kisah lama yang belum sepenuhnya tuntas, terutama bagi Salah yang masih mengejar satu trofi besar yang belum pernah ia raih bersama tim nasional.

Mohamed Salah dan Beban Sejarah Mesir

Sebagai negara dengan tujuh gelar Piala Afrika, Mesir membawa reputasi besar setiap kali tampil di fase akhir turnamen. Namun, prestasi gemilang tersebut justru menciptakan tekanan historis yang berat bagi generasi saat ini. Gelar terakhir Mesir diraih pada 2010, sebelum Mohamed Salah menjalani debut internasional. Sejak itu, Mesir beberapa kali mendekati puncak, tetapi selalu gagal pada momen penentuan.

Salah pernah merasakan pahitnya kekalahan di final Piala Afrika 2017 dan 2021. Kekalahan tersebut tidak hanya berdampak pada catatan kariernya, tetapi juga membentuk narasi publik bahwa keberhasilan di level klub Eropa belum cukup untuk mengukuhkan status legenda di Afrika. Dalam wawancara yang dikutip BBC, Salah menyatakan bahwa tidak ada trofi yang lebih ia inginkan selain Piala Afrika. Pernyataan ini menunjukkan dorongan psikologis yang kuat, sekaligus tekanan besar yang menyertainya.

Dari sudut pandang ilmu psikologi olahraga, tekanan semacam ini dapat memengaruhi performa atlet elite. Penelitian modern menunjukkan bahwa pemain dengan motivasi intrinsik tinggi cenderung tampil lebih fokus, tetapi juga lebih rentan terhadap kecemasan performa ketika ekspektasi publik sangat besar. Dalam situasi inilah kepemimpinan Salah menjadi faktor krusial bagi Mesir.

Senegal dan Kepercayaan Diri Juara Bertahan

Berbeda dengan Mesir, Senegal datang ke Piala Afrika 2025 dengan status juara bertahan. Keberhasilan meraih gelar pertama pada edisi 2021 telah mengubah persepsi publik terhadap tim ini. Senegal tidak lagi dipandang sebagai tim potensial semata, melainkan sebagai kekuatan mapan di sepak bola Afrika.

Sadio Mane memainkan peran sentral dalam transformasi tersebut. Pada final Piala Afrika 2021, Mane menjadi penentu kemenangan lewat adu penalti melawan Mesir, sebuah momen yang hingga kini masih membekas dalam ingatan publik Afrika. Keberhasilan itu memberikan keunggulan psikologis tersendiri bagi Senegal setiap kali kembali berhadapan dengan Mesir.

Dalam Afcon 2025, peran Mane tidak hanya terlihat dari kontribusi gol, tetapi juga dari keterlibatannya dalam membangun serangan dan menjaga keseimbangan permainan. Pengamatan BBC Sport Africa menyoroti bahwa pengalaman dan kepemimpinan Mane membantu Senegal menjaga stabilitas tim, terutama dalam laga-laga ketat yang membutuhkan ketenangan.

Jejak Rivalitas di Level Klub dan Internasional

Rivalitas Salah dan Mane memiliki akar kuat sejak keduanya menjadi rekan setim di Liverpool. Selama lima musim, mereka bersama-sama membawa klub meraih gelar domestik dan Eropa. Namun, dinamika di lapangan kerap memunculkan ketegangan, terutama terkait peran sebagai pencetak gol utama.

Mane pernah mengakui adanya momen frustrasi ketika merasa kurang mendapatkan umpan, sementara Salah tetap dikenal sebagai pemain yang berorientasi langsung pada penyelesaian akhir. Dalam kajian psikologi tim olahraga, rivalitas internal semacam ini sering muncul dalam skuad bertabur bintang dan tidak selalu berdampak negatif. Dalam banyak kasus, persaingan internal justru mendorong peningkatan performa individu.

Ketika rivalitas tersebut berpindah ke level internasional, dimensinya menjadi jauh lebih kompleks. Identitas nasional, tekanan publik, dan sejarah pertemuan sebelumnya membuat setiap duel antara Salah dan Mane selalu sarat makna.

Usia, Waktu, dan Kesempatan Terakhir

Pada usia 33 tahun, baik Salah maupun Mane berada pada fase krusial dalam karier mereka. Ilmu fisiologi olahraga menunjukkan bahwa meskipun terjadi penurunan fisik secara alami, pengalaman dan kecerdasan taktis sering menjadi kompensasi penting. Namun, perubahan jadwal Piala Afrika yang direncanakan menjadi empat tahunan mulai 2028 membuat setiap edisi semakin bernilai.

Bagi Salah, Piala Afrika 2025 dipandang sebagai salah satu peluang terakhir untuk mengangkat trofi yang selama ini luput dari genggamannya. Bagi Mane, turnamen ini menjadi kesempatan untuk mempertegas statusnya sebagai ikon Afrika yang telah menorehkan kesuksesan di level klub dan internasional.

Kesimpulan

Pertemuan Mesir dan Senegal di Piala Afrika 2025 bukan sekadar duel dua tim kuat, melainkan panggung bagi rivalitas lama antara Salah dan Mane yang sarat sejarah dan emosi. Rivalitas ini mencerminkan dinamika sepak bola Afrika modern, di mana prestasi klub, identitas nasional, dan tekanan psikologis bertemu dalam satu pertandingan. Dari perspektif ilmu olahraga dan psikologi modern, duel ini memperlihatkan bagaimana pengalaman, motivasi, dan tekanan dapat membentuk performa pemain elite. Hasil akhir pertandingan akan menentukan langkah ke final, tetapi makna rivalitas Salah dan Mane akan tetap menjadi bagian penting dari narasi besar Piala Afrika.

Referensi

 

  1. Afcon 2025: Mohamed Salah and Sadio Mane rivalry renewed as Egypt face Senegal – BBC News

Kategori :

Terkait

https://riau.disway.id//read/1486/skors-dan-denda-caf-menjerat-samuel-etoo-usai-kontroversi-piala-afrika" title="Skors dan Denda CAF Menjerat Samuel Eto’o Usai Kontroversi Piala Afrika" style="color:#333">
https://riau.disway.id//read/1485/mo-salah-dan-kekecewaan-piala-afrika-yang-terulang" title="Mo Salah dan Kekecewaan Piala Afrika yang Terulang"> Mo Salah dan Kekecewaan Piala Afrika yang Terulang

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: nama_kategori

Filename: helpers/myurl_helper.php

Line Number: 56

Backtrace:

File: /var/www/html/riau.disway.id/application/helpers/myurl_helper.php
Line: 56
Function: _error_handler

File: /var/www/html/riau.disway.id/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1236
Function: link_url

File: /var/www/html/riau.disway.id/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /var/www/html/riau.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once

https://riau.disway.id//read/1485/mo-salah-dan-kekecewaan-piala-afrika-yang-terulang" title="Mo Salah dan Kekecewaan Piala Afrika yang Terulang" style="color:#333">
https://riau.disway.id//read/1460/salah-vs-mane-rivalitas-lama-kembali-mengemuka-di-piala-afrika" title="Salah vs Mane, Rivalitas Lama Kembali Mengemuka di Piala Afrika"> Salah vs Mane, Rivalitas Lama Kembali Mengemuka di Piala Afrika

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: nama_kategori

Filename: helpers/myurl_helper.php

Line Number: 56

Backtrace:

File: /var/www/html/riau.disway.id/application/helpers/myurl_helper.php
Line: 56
Function: _error_handler

File: /var/www/html/riau.disway.id/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1236
Function: link_url

File: /var/www/html/riau.disway.id/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /var/www/html/riau.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once

https://riau.disway.id//read/1460/salah-vs-mane-rivalitas-lama-kembali-mengemuka-di-piala-afrika" title="Salah vs Mane, Rivalitas Lama Kembali Mengemuka di Piala Afrika" style="color:#333">

Terpopuler

https://riau.disway.id//read/1550/polisi-bongkar-jual-beli-satwa-dilindungi-di-riau-owa-siamang-dijual-rp-10-juta-awas-pidana-menanti" title="Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau: Owa Siamang Dijual Rp 10 Juta, Awas Pidana Menanti!" style="color:#333">
https://riau.disway.id//read/1551/gempar-tiga-polisi-aktif-digerebek-saat-pesta-narkoba-di-hotel-kapolres-bengkalis-tidak-ada-toleransi" title="Gempar! Tiga Polisi Aktif Digerebek Saat Pesta Narkoba di Hotel, Kapolres Bengkalis: Tidak Ada Toleransi!"> Gempar! Tiga Polisi Aktif Digerebek Saat Pesta Narkoba di Hotel, Kapolres Bengkalis: Tidak Ada Toleransi!

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: nama_kategori

Filename: helpers/myurl_helper.php

Line Number: 56

Backtrace:

File: /var/www/html/riau.disway.id/application/helpers/myurl_helper.php
Line: 56
Function: _error_handler

File: /var/www/html/riau.disway.id/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1305
Function: link_url

File: /var/www/html/riau.disway.id/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /var/www/html/riau.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once

https://riau.disway.id//read/1551/gempar-tiga-polisi-aktif-digerebek-saat-pesta-narkoba-di-hotel-kapolres-bengkalis-tidak-ada-toleransi" title="Gempar! Tiga Polisi Aktif Digerebek Saat Pesta Narkoba di Hotel, Kapolres Bengkalis: Tidak Ada Toleransi!" style="color:#333">

Terkini

https://riau.disway.id//read/1551/gempar-tiga-polisi-aktif-digerebek-saat-pesta-narkoba-di-hotel-kapolres-bengkalis-tidak-ada-toleransi" title="Gempar! Tiga Polisi Aktif Digerebek Saat Pesta Narkoba di Hotel, Kapolres Bengkalis: Tidak Ada Toleransi!" style="color:#333">
https://riau.disway.id//read/1550/polisi-bongkar-jual-beli-satwa-dilindungi-di-riau-owa-siamang-dijual-rp-10-juta-awas-pidana-menanti" title="Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau: Owa Siamang Dijual Rp 10 Juta, Awas Pidana Menanti!"> Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau: Owa Siamang Dijual Rp 10 Juta, Awas Pidana Menanti!

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: nama_kategori

Filename: helpers/myurl_helper.php

Line Number: 56

Backtrace:

File: /var/www/html/riau.disway.id/application/helpers/myurl_helper.php
Line: 56
Function: _error_handler

File: /var/www/html/riau.disway.id/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1373
Function: link_url

File: /var/www/html/riau.disway.id/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /var/www/html/riau.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once

https://riau.disway.id//read/1550/polisi-bongkar-jual-beli-satwa-dilindungi-di-riau-owa-siamang-dijual-rp-10-juta-awas-pidana-menanti" title="Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau: Owa Siamang Dijual Rp 10 Juta, Awas Pidana Menanti!" style="color:#333">
https://riau.disway.id//read/1546/gawat-perambah-nekat-rusak-tenda-tni-polda-riau-sikat-9-orang-di-tesso-nilo" title="Gawat! Perambah Nekat Rusak Tenda TNI, Polda Riau Sikat 9 Orang di Tesso Nilo"> Gawat! Perambah Nekat Rusak Tenda TNI, Polda Riau Sikat 9 Orang di Tesso Nilo

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: nama_kategori

Filename: helpers/myurl_helper.php

Line Number: 56

Backtrace:

File: /var/www/html/riau.disway.id/application/helpers/myurl_helper.php
Line: 56
Function: _error_handler

File: /var/www/html/riau.disway.id/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1373
Function: link_url

File: /var/www/html/riau.disway.id/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /var/www/html/riau.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once

https://riau.disway.id//read/1546/gawat-perambah-nekat-rusak-tenda-tni-polda-riau-sikat-9-orang-di-tesso-nilo" title="Gawat! Perambah Nekat Rusak Tenda TNI, Polda Riau Sikat 9 Orang di Tesso Nilo" style="color:#333">
https://riau.disway.id//read/1545/capaian-pajak-riau-tembus-rp158-triliun-wajib-pajak-serbu-aplikasi-coretax-kamu-sudah" title="Capaian Pajak Riau Tembus Rp15,8 Triliun! Wajib Pajak Serbu Aplikasi Coretax, Kamu Sudah?"> Capaian Pajak Riau Tembus Rp15,8 Triliun! Wajib Pajak Serbu Aplikasi Coretax, Kamu Sudah?

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: nama_kategori

Filename: helpers/myurl_helper.php

Line Number: 56

Backtrace:

File: /var/www/html/riau.disway.id/application/helpers/myurl_helper.php
Line: 56
Function: _error_handler

File: /var/www/html/riau.disway.id/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1373
Function: link_url

File: /var/www/html/riau.disway.id/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /var/www/html/riau.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once

https://riau.disway.id//read/1545/capaian-pajak-riau-tembus-rp158-triliun-wajib-pajak-serbu-aplikasi-coretax-kamu-sudah" title="Capaian Pajak Riau Tembus Rp15,8 Triliun! Wajib Pajak Serbu Aplikasi Coretax, Kamu Sudah?" style="color:#333">
https://riau.disway.id//read/1544/ekonomi-riau-juara-penerimaan-negara-tembus-129-persen-defisit-anggaran-berhasil-dipangkas" title="Ekonomi Riau Juara! Penerimaan Negara Tembus 129 Persen, Defisit Anggaran Berhasil Dipangkas"> Ekonomi Riau Juara! Penerimaan Negara Tembus 129 Persen, Defisit Anggaran Berhasil Dipangkas

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: nama_kategori

Filename: helpers/myurl_helper.php

Line Number: 56

Backtrace:

File: /var/www/html/riau.disway.id/application/helpers/myurl_helper.php
Line: 56
Function: _error_handler

File: /var/www/html/riau.disway.id/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1373
Function: link_url

File: /var/www/html/riau.disway.id/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /var/www/html/riau.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once

https://riau.disway.id//read/1544/ekonomi-riau-juara-penerimaan-negara-tembus-129-persen-defisit-anggaran-berhasil-dipangkas" title="Ekonomi Riau Juara! Penerimaan Negara Tembus 129 Persen, Defisit Anggaran Berhasil Dipangkas" style="color:#333">