Alamat IP Internet Tidak Selalu Sama, Ini yang Membuatnya Berubah
Alamat IP, Ilustrasi: DALLĀ·E 3--
riau.disway.id - Alamat IP yang digunakan saat mengakses internet tidak selalu memiliki nomor yang sama. Seseorang bisa menggunakan alamat IP tertentu pada pagi hari, kemudian menemukan nomor berbeda ketika memeriksanya kembali pada malam hari. Perubahan ini dapat terjadi tanpa disadari dan tidak selalu berkaitan dengan gangguan koneksi.
Kondisi tersebut merupakan bagian dari cara kerja jaringan internet dalam mengatur lalu lintas data. Setiap perangkat yang terhubung membutuhkan alamat untuk berkomunikasi, tetapi pengelolaan alamat tersebut bisa berbeda-beda tergantung jenis jaringan, penyedia layanan, dan konfigurasi perangkat yang digunakan.
Alamat IP Bukan Identitas Permanen Perangkat
Alamat IP atau Internet Protocol Address merupakan rangkaian angka yang berfungsi sebagai alamat dalam komunikasi jaringan. Fungsinya mirip dengan alamat tujuan pada pengiriman barang, yakni membantu data mencapai perangkat atau jaringan yang tepat.
Dalam praktiknya, alamat IP yang digunakan perangkat tidak selalu melekat secara permanen. Sebagian besar pengguna rumahan memperoleh alamat IP melalui mekanisme otomatis yang dikelola penyedia layanan internet.
Ada dua jenis alamat IP yang perlu dibedakan, yaitu IP publik dan IP privat.
IP publik merupakan alamat yang digunakan untuk berkomunikasi dengan jaringan internet secara luas. Alamat inilah yang biasanya terlihat ketika pengguna memeriksa IP melalui situs pengecekan alamat internet.
Sementara itu, IP privat digunakan untuk komunikasi di dalam jaringan lokal, misalnya antara laptop, ponsel, printer, dan router WiFi. Alamat ini biasanya diberikan oleh router agar setiap perangkat memiliki identitas berbeda di jaringan rumah.
Keduanya bisa mengalami perubahan, tetapi mekanisme dan penyebabnya tidak selalu sama.
Faktor yang Membuat Alamat IP Berubah
Pergantian alamat IP dapat terjadi melalui beberapa mekanisme jaringan. Berikut penjelasan mengenai faktor yang paling sering memengaruhinya.
1. Masa Penggunaan Alamat IP Memiliki Batas Waktu
Dalam jaringan yang menggunakan DHCP, alamat IP dapat diberikan kepada perangkat untuk jangka waktu tertentu. Mekanisme ini dikenal sebagai DHCP lease.
Ketika perangkat menerima alamat IP, sistem juga menetapkan masa berlaku penggunaan alamat tersebut. Sebelum masa berlakunya habis, perangkat biasanya mencoba memperpanjang alokasi agar tetap bisa menggunakan alamat yang sama.
Jika perpanjangan berhasil, tidak ada perubahan yang terlihat oleh pengguna. Namun, ketika alamat sebelumnya tidak lagi tersedia, sistem dapat memberikan alamat berbeda.
Mekanisme ini membantu penyedia layanan mengelola kumpulan alamat IP agar tidak terus-menerus terikat pada pelanggan yang sedang tidak aktif.
2. Koneksi Terputus dan Terhubung Kembali
Koneksi internet yang terputus dalam waktu tertentu dapat memengaruhi alamat IP yang digunakan.
Sumber: