Hari Pertama Bertugas, Kapolda Riau Irjen Arman Razia THM di Pekanbaru, 68 Orang Digulung

Hari Pertama Bertugas, Kapolda Riau Irjen Arman Razia THM di Pekanbaru, 68 Orang Digulung

Hari pertama bertugas, Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat pimpin razia THM MP Club Pekanbaru. Puluhan orang positif narkoba dan BNNP lakukan asesmen.-Dok. Istimewa-

PEKANBARU, DISWAY.ID -- Polda Riau langsung mengambil langkah tegas dalam pemberantasan peredaran narkoba di wilayah Bumi Lancang Kuning. Langkah sigap ini menjadi bukti nyata keseriusan kepemimpinan baru Polda Riau dalam menyapu bersih jaringan narkotika.

Pada hari pertama resmi bertugas, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat memimpin penindakan terhadap salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) di Pekanbaru yang terindikasi menjadi lokasi peredaran barang haram tersebut.

Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat menegaskan bahwa penindakan ini merupakan komitmen utamanya dalam menjaga Riau dari bahaya narkotika usai menerima tongkat estafet kepemimpinan dari Komjen Pol Herry Heryawan.

BACA JUGA:BSI dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi, Bangun Ekosistem Layanan Kesehatan yang Lebih Terintegrasi

“Pastinya narkoba di Bumi Lancang Kuning akan saya berantas sampai tuntas,” tegas Arman, Senin (12/10/2026).

Polda Riau juga membuka peluang untuk bersurat kepada Pemerintah Kota Pekanbaru guna mengevaluasi izin operasional THM tersebut apabila terbukti sah secara hukum dijadikan arena peredaran gelap narkoba.

Operasi razia tersebut digelar oleh tim gabungan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau di MP Club Pekanbaru pada Ahad (11/10/2026) dini hari. 

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol I Putu Yudha Prawira mengungkapkan tindakan ini merupakan hasil pengintaian dan penyelidikan mendalam yang telah berlangsung selama kurang lebih satu bulan terhadap THM yang disinyalir menjadi sarang peredaran narkoba.

BACA JUGA:Penantian Panjang, Warga 4 Kampung di Siak Dapatkan Kepastian Kebun Plasma Rp57 Miliar

"Dalam penggerebekan tersebut, petugas berhasil mengamankan sebanyak 68 orang yang berada di lokasi kejadian," kata Yudha.

Pihak-pihak yang dibawa ke markas kepolisian terdiri dari berbagai latar belakang, mulai dari pengunjung, pelayan atau waitress, petugas keamanan (security), hingga asisten manajer THM tersebut. Seluruhnya langsung menjalani pemeriksaan intensif serta tes urine untuk memastikan keterlibatan mereka.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan tes urine yang dilakukan petugas, sebanyak 63 orang dinyatakan positif menonsumsi narkotika jenis amfetamin dan metamfetamin. 

"Rinciannya meliputi 42 orang dari total 47 laki-laki serta seluruh 21 perempuan yang turut diperiksa. Sementara itu, lima orang sisanya menunjukkan hasil tes urine yang negatif," jelas Yudha.

BACA JUGA:Jangan Asal Membuka PDF, Dokumen Biasa Ini Bisa Menjadi Pintu Masuk Serangan Siber

Sumber: