Era Smartphone Bisa Berubah, Smart Glasses Mulai Disiapkan Jadi Perangkat Utama
Smart Glasses, Ilustrasi: DALLĀ·E 3--
riau.disway.id - Smartphone telah menjadi pusat kehidupan digital selama hampir dua dekade. Komunikasi, navigasi, fotografi, pembayaran, hiburan, pekerjaan, hingga pencarian informasi dilakukan melalui sebuah layar yang hampir selalu berada di tangan.
Namun, dominasi layar tersebut mulai mendapatkan penantang baru.
Smart glasses atau kacamata pintar berkembang menjadi perangkat yang semakin mampu menjalankan fungsi yang sebelumnya identik dengan smartphone. Kamera, mikrofon, speaker, kecerdasan buatan, koneksi internet, sensor, hingga layar berukuran sangat kecil mulai dapat ditempatkan pada bingkai kacamata.
Perkembangan tersebut belum membuat smartphone kehilangan posisinya. Akan tetapi, smart glasses menawarkan konsep penggunaan teknologi yang berbeda: informasi datang langsung kepada pengguna tanpa harus terus-menerus melihat layar di tangan.
Jika teknologi ini berhasil berkembang, perubahan terbesar mungkin bukan hilangnya smartphone secara tiba-tiba, melainkan berkurangnya alasan untuk mengeluarkan HP dari saku.
Masalah Smartphone Bukan Kemampuannya, tetapi Layarnya
Smartphone modern sebenarnya sudah sangat canggih. Perangkat tersebut dapat menggantikan kamera saku, pemutar musik, GPS, kalkulator, dompet digital, bahkan sebagian pekerjaan komputer.
Namun, hampir seluruh kemampuan itu mempunyai satu ketergantungan yang sama, yaitu layar.
Untuk membaca pesan, pengguna melihat layar. Untuk mencari arah, pengguna melihat layar. Untuk memeriksa cuaca, membuka aplikasi, mengambil foto, membaca jadwal, hingga mencari informasi, perhatian pengguna harus berpindah ke layar.
Smart glasses mencoba mengubah pola tersebut.
Kacamata berada pada posisi yang sangat strategis karena digunakan tepat di depan mata. Kamera dapat melihat sebagian lingkungan yang dilihat pengguna, mikrofon menerima perintah suara, sedangkan speaker dapat memberikan informasi tanpa pengguna memegang perangkat.
Pada smart glasses yang mempunyai display, informasi bahkan dapat ditempatkan langsung pada bidang pandang.
Secara konsep, pengguna tidak lagi mendatangi informasi melalui layar. Informasilah yang dibawa menuju pengguna.
AI Membuat Kacamata Pintar Jauh Lebih Berguna
Kacamata dengan kamera sebenarnya bukan teknologi baru. Demikian pula dengan perangkat yang dapat menerima telepon atau memutar musik.
Hal yang membuat generasi smart glasses sekarang berbeda adalah kecerdasan buatan.
Sumber: