Karhutla Riau Mengganas, Musim Mas Kerahkan Pasukan dan Alat Berat

Karhutla Riau Mengganas, Musim Mas Kerahkan Pasukan dan Alat Berat

PT Musim Mas memperkuat pencegahan karhutla di Pelalawan dengan 12 personel, alat berat, pompa, patroli, dan program Masyarakat Bebas Api.--

RIAU, DISWAY.ID — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali meningkat di RIAU saat musim kemarau. Kondisi itu mendorong PT Musim Mas memperkuat pencegahan sekaligus menyiapkan respons cepat di Kabupaten Pelalawan.

Perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut tidak hanya mengandalkan pemadaman ketika api muncul. PT Musim Mas membangun strategi berlapis melalui pencegahan dini, pelatihan personel, penguatan sarana pemadam, penyediaan sumber air, patroli, hingga pelibatan masyarakat.

Pelalawan Jadi Wilayah Prioritas

Manager Humas PT Musim Mas Malinton Purba mengatakan Pelalawan termasuk wilayah yang memiliki risiko tinggi karhutla ketika kemarau. Karena itu, perusahaan menjalankan mitigasi secara rutin dan tidak menunggu api muncul untuk bergerak.

Menurut Malinton, persiapan menghadapi karhutla sudah perusahaan lakukan jauh sebelum musim kemarau. Personel pemadam internal mengikuti pelatihan di dalam ruangan sekaligus simulasi lapangan secara berkala.

Pelatihan tersebut melibatkan BPBD, Manggala Agni, TNI, Polri, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Kolaborasi itu bertujuan memastikan setiap personel memahami pola penanganan api serta mampu bergerak cepat ketika kondisi darurat terjadi.

“Kalau kita melihat geografis Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau ini memang termasuk paling rawan karhutla saat kemarau. Makanya upaya pencegahan dan pemadaman harus dilakukan terus-menerus,” kata Malinton saat mendampingi kunjungan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di Kecamatan Ukui, Pelalawan, Jumat (28/8/2026).

Libatkan Warga Cegah Api

PT Musim Mas juga mengembangkan pendekatan berbasis masyarakat melalui program Masyarakat Bebas Api (MBA). Program ini mengajak pemerintah desa, tokoh adat, dan masyarakat untuk membangun kesadaran bersama dalam mencegah kebakaran.

Perusahaan memberikan apresiasi kepada desa binaan yang mampu mempertahankan wilayahnya tetap bebas api sepanjang tahun. Bentuk apresiasi tersebut berupa bantuan peralatan pemadam hingga dana hibah mencapai Rp25 juta.

Strategi ini tidak berhenti pada kampanye pencegahan. PT Musim Mas juga membantu petani lokal membuka dan membersihkan lahan dengan cara yang aman serta ramah lingkungan.

Langkah tersebut menjadi penting karena perusahaan ingin mengurangi praktik pembakaran lahan. Dengan alternatif yang lebih aman, masyarakat tetap dapat menjalankan kegiatan pertanian tanpa meningkatkan risiko kebakaran.

Sumur Jadi Senjata Hadapi Karhutla

PT Musim Mas turut memperkuat ketersediaan air melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR. Perusahaan mendistribusikan alat berat untuk membantu pembuatan sumur air di desa-desa pendukung.

Sumur tersebut memiliki fungsi ganda bagi masyarakat. Selain menyediakan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, sumber air itu dapat menjadi cadangan ketika petugas harus melakukan pemadaman kebakaran.

Perusahaan juga menyiapkan infrastruktur lain untuk mempercepat penanganan api. Sarana tersebut mencakup embung air, sekat kanal, sekat bakar, serta perlengkapan pemadam yang tersedia di wilayah operasional.

12 Personel dan Alat Berat Diterjunkan

Respons PT Musim Mas terlihat ketika kebakaran melanda Kecamatan Kerumutan sejak 24 Agustus 2026. Perusahaan langsung mengirimkan tim perbantuan untuk memperkuat upaya pemadaman di lokasi.

Sumber: