Alumni FEUI 86 Gaspol Cetak Pemimpin Masa Depan, Beasiswa Jadi Senjata
Alumni FEUI 86 menggelar Seminar Career Advice Day dan program beasiswa untuk mahasiswa FEB UI--
RIAU, DISWAY.ID – Empat dekade setelah menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Alumni FEUI angkatan 1986 kembali membawa misi besar. Mereka tidak sekadar merayakan reuni, tetapi juga menyiapkan mahasiswa untuk menghadapi persaingan dunia kerja sekaligus menjaga keberlanjutan pendidikan.
Misi tersebut mereka wujudkan melalui Seminar & Career Advice Day bertajuk “Unlock Your Potential. Shape Your Future”. Acara itu berlangsung di Gedung Auditorium FEB UI, Depok, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Seminar menjadi bagian dari rangkaian menuju perayaan 40 tahun Alumni FEUI 86. Dalam momentum tersebut, alumni menghadirkan pengalaman profesional, akses jejaring, serta dukungan pendidikan bagi mahasiswa aktif FEB UI.
5 Tokoh Senior Bongkar Strategi Karier
Career Advice Day menghadirkan lima pembicara dari berbagai latar belakang profesional. Mereka yakni M. Chatib Basri, Loto Srinaita Ginting, Johannes Tanuwijaya, Peter Surja, dan Firman Yosafat Siregar.
M. Chatib Basri hadir sebagai visiting scholar Harvard CID sekaligus Visiting Professor in Practice LSE. Sementara Loto Srinaita Ginting menjabat sebagai Sekretaris Kementerian UMKM RI.
Acara tersebut juga menghadirkan Johannes Tanuwijaya selaku CEO PT Cipta Harmoni Lestari dan Strategic Advisor Bumitama Agri Ltd. Selain itu, Peter Surja hadir sebagai Country Managing Partner EY Indonesia dan Firman Yosafat Siregar sebagai Group Chief Executive Officer Astra Infra.
Haris Anwar, Komisaris Independen PT Perta Life Insurance, bertindak sebagai moderator. Para pembicara kemudian membagikan pengalaman perjalanan karier mereka sejak masa kuliah hingga mencapai posisi profesional saat ini.
Diskusi tidak hanya membahas kisah sukses. Mahasiswa juga memperoleh panduan mengenai perencanaan karier, penentuan arah profesi, serta cara menghadapi dinamika dunia kerja.
Transfer pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari agenda alumni. Mereka ingin mahasiswa memiliki gambaran lebih konkret mengenai kompetensi dan tantangan yang muncul ketika memasuki industri.
Alumni FEUI 86 Tak Mau Reuni Sekadar Nostalgia
Ketua Tim Career Advice Day dan Beasiswa Reuni 40 Tahun FEUI 86, Sylvia M. Siregar, menegaskan bahwa reuni memiliki tujuan yang lebih besar daripada sekadar mengenang masa lalu.
Menurut Sylvia, alumni ingin mengubah momentum empat dekade tersebut menjadi aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi generasi berikutnya. Pengetahuan, jejaring, dan dukungan finansial menjadi tiga aspek yang mereka dorong melalui program tersebut.
“Esensi utama dari perayaan 40 tahun alumni FEUI 86 ini bukan sekadar ajang bernostalgia mengagumi masa lalu, melainkan sebuah aksi solidaritas nyata dan pengabdian progresif lintas generasi,” ujar Sylvia.
Ia menilai alumni memiliki kesempatan untuk meneruskan pengalaman yang mereka dapatkan kepada mahasiswa yang sedang mempersiapkan diri memasuki dunia profesional. Karena itu, Career Advice Day menjadi salah satu bentuk kontribusi lintas generasi yang mereka bangun.
Career Mentorship Jadi Senjata Berikutnya
Program pengembangan karier tidak berhenti pada seminar satu hari. Alumni FEUI 86 menyiapkan skema Career Advice & Mentorship yang berkelanjutan untuk membantu mahasiswa memetakan pilihan profesinya.
Sumber: