Google Maps Menunjukkan Lokasi yang Salah padahal GPS Aktif, Kenapa?

Google Maps Menunjukkan Lokasi yang Salah padahal GPS Aktif, Kenapa?

Google Maps Tidak Akurat, Image: DALLĀ·E 3--

riau.disway.id - Google Maps Menunjukkan Lokasi yang Salah padahal GPS Aktif, Kenapa? Masalah ini cukup membingungkan karena banyak pengguna menganggap GPS yang sudah aktif seharusnya otomatis membuat posisi titik biru di Google Maps selalu tepat.

Kenyataannya, sistem penentuan lokasi pada HP jauh lebih kompleks. Google Maps tidak hanya mengandalkan sinyal GPS dari satelit, tetapi juga dapat menggunakan jaringan WiFi, menara BTS, serta berbagai sensor yang terdapat di perangkat.

Karena itu, GPS yang aktif belum tentu menjamin posisi di Google Maps langsung akurat. Titik biru dapat meleset beberapa meter, berpindah-pindah, menunjukkan arah yang salah, bahkan dalam kondisi tertentu berada cukup jauh dari lokasi sebenarnya.

Google menjelaskan bahwa GPS dapat menentukan lokasi hingga kisaran sekitar 20 meter dalam kondisi yang mendukung. Namun, tingkat akurasinya dapat menurun ketika pengguna berada di dalam bangunan, bawah tanah, atau lokasi yang menghalangi penerimaan sinyal satelit.

Lalu, apa yang menyebabkan Google Maps menunjukkan lokasi yang salah meski GPS sudah aktif?

Google Maps Tidak Hanya Mengandalkan GPS

Hal pertama yang perlu dipahami adalah GPS bukan satu-satunya sumber informasi lokasi pada smartphone.

Pada perangkat Android yang menggunakan layanan Google Play, fitur Location Accuracy atau Akurasi Lokasi dapat menggabungkan informasi dari GPS, titik akses WiFi, menara jaringan seluler, akselerometer, giroskop, hingga barometer jika perangkat memiliki sensor tersebut.

Kombinasi beberapa sumber tersebut membantu HP menentukan lokasi lebih cepat, terutama ketika sinyal GPS tidak dapat diterima secara optimal.

Artinya, mengaktifkan GPS tetapi mematikan beberapa fitur pendukung lokasi dalam kondisi tertentu justru dapat membuat Google Maps membutuhkan waktu lebih lama untuk menentukan posisi.

1. Sinyal GPS Terhalang Bangunan

Salah satu penyebab paling umum lokasi Google Maps meleset adalah penerimaan sinyal satelit yang buruk.

Masalah ini bisa terjadi ketika pengguna berada di dalam gedung, basement, area parkir tertutup, di antara gedung tinggi, atau lokasi lain yang memiliki pandangan terbatas ke langit.

Google sendiri menjelaskan bahwa keberadaan penghalang seperti gedung atau struktur tinggi dapat membuat titik biru di Maps menjadi kurang akurat. 

Karena GPS bekerja dengan menerima sinyal dari satelit, kondisi lingkungan sangat memengaruhi kualitas perkiraan posisi.

Jika mengalami masalah ini, mencoba membuka Google Maps di area terbuka dapat membantu memastikan apakah sumber masalah memang berasal dari penerimaan sinyal GPS.

2. Akurasi Lokasi Android Tidak Aktif

Sumber: