Gagang Pintu Tersembunyi Jadi Masalah, Hampir 3 Juta Unit Tesla Ditarik
Tesla Kena Recall, Image: Dall E3--
riau.disway.id - Hampir 3 juta unit mobil Tesla harus menjalani recall di China setelah muncul kekhawatiran terhadap desain gagang pintu tersembunyi yang dapat menyulitkan penumpang maupun petugas penyelamat ketika terjadi keadaan darurat.
Recall tersebut mencakup sekitar 2,98 juta Tesla buatan China dan sejumlah kendaraan impor. Model yang terdampak antara lain Tesla Model 3, Model Y, Model S, dan Model X.
Masalah yang menjadi perhatian bukan berarti seluruh gagang pintu mengalami kerusakan mekanis atau cacat sehingga tidak dapat digunakan dalam kondisi normal. Persoalannya berkaitan dengan gagang pelepas mekanis darurat di dalam kendaraan yang dinilai sulit dikenali dan dioperasikan karena warnanya menyerupai bagian interior mobil.
Kondisi tersebut berpotensi menjadi masalah apabila kendaraan mengalami kecelakaan serius hingga sistem listrik tegangan rendah tidak lagi berfungsi. Dalam situasi seperti itu, pengemudi atau penumpang mungkin harus mengandalkan mekanisme pembuka pintu darurat untuk keluar dari kendaraan.
Hampir 3 Juta Tesla Masuk Program Recall
Berdasarkan informasi yang diumumkan otoritas China, recall terkait masalah gagang pintu mencakup total 2.975.910 kendaraan Tesla.
Jumlah tersebut terdiri dari 973.156 unit Model 3 produksi lokal, 1.956.713 unit Model Y produksi lokal, 35.590 unit Model 3 impor, 8.328 unit Model X impor, dan 2.123 unit Model S impor.
Dengan jumlah tersebut, penyebutan "hampir 3 juta unit Tesla" memang sesuai dengan angka recall yang berkaitan langsung dengan masalah gagang pintu.
Tesla mengatakan gagang pelepas mekanis darurat pada kendaraan yang terdampak dapat sulit dikenali dan dioperasikan karena warnanya mirip dengan trim interior.
Dalam keadaan sehari-hari, persoalan tersebut mungkin tidak terlalu terlihat. Namun, situasinya dapat berbeda ketika terjadi kecelakaan berat yang menyebabkan sistem kelistrikan tegangan rendah kendaraan berhenti bekerja.
Pada kondisi seperti itu, kemampuan penumpang menemukan dan menggunakan pelepas mekanis dengan cepat menjadi bagian penting dalam proses evakuasi.
Bukan karena Seluruh Gagang Pintu Rusak
Penting untuk membedakan masalah ini dengan kerusakan mekanis pada gagang pintu.
Recall tersebut tidak berarti hampir 3 juta mobil Tesla memiliki gagang pintu rusak atau tidak dapat dibuka dalam penggunaan sehari-hari. Kekhawatiran utama justru berada pada kemudahan mengenali dan mengoperasikan mekanisme pembuka pintu ketika fungsi elektronik kendaraan terganggu.
Otoritas China menjelaskan bahwa gagang mekanis darurat di bagian dalam kendaraan memiliki warna yang terlalu mirip dengan interior sehingga tidak mudah dikenali.
Dalam kecelakaan berat, sistem listrik tegangan rendah kendaraan dapat mengalami kegagalan. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kemampuan penumpang membuka pintu dengan cepat sekaligus berpotensi mempersulit orang dari luar kendaraan melakukan penyelamatan.
Karena alasan itulah penggunaan istilah "masalah gagang pintu tersembunyi" lebih tepat dibanding menyebutnya sebagai "gagang pintu cacat".
Tesla Akan Pasang Tanda Peringatan dan Perbarui Software
Tesla tidak akan mengganti seluruh sistem gagang pintu kendaraan yang terkena recall.
Perusahaan akan memasang tanda peringatan pada posisi gagang mekanis darurat agar lebih mudah ditemukan oleh pengguna. Beberapa kendaraan yang sudah memiliki tanda tersebut tidak perlu mendapat pemasangan kembali.
Selain itu, Tesla akan melakukan pembaruan perangkat lunak melalui sistem over-the-air atau OTA pada pengendali jendela kendaraan.
Pembaruan tersebut menambahkan strategi agar jendela dapat turun setelah terjadi kecelakaan. Langkah ini ditujukan untuk mengurangi risiko apabila penumpang atau petugas penyelamat menghadapi kesulitan membuka pintu dalam situasi darurat.
Dengan demikian, recall tidak selalu berarti semua kendaraan harus ditarik dari jalan atau dikembalikan secara permanen kepada produsen. Recall kendaraan modern juga dapat dilakukan melalui perbaikan komponen, penambahan penanda keselamatan, atau pembaruan software.
Desain Gagang Pintu Tersembunyi Jadi Sorotan
Gagang pintu tersembunyi telah menjadi salah satu ciri desain mobil listrik modern.
Tesla termasuk produsen yang mempopulerkan penggunaan gagang pintu yang menyatu dengan permukaan bodi kendaraan. Desain seperti ini memberi tampilan minimalis dan dapat membantu mengurangi hambatan udara.
Konsep tersebut kemudian digunakan oleh sejumlah produsen mobil listrik lainnya.
Namun, perhatian terhadap aspek keselamatannya semakin meningkat setelah muncul kekhawatiran bahwa pintu dapat menjadi lebih sulit dibuka ketika sistem kelistrikan kendaraan mengalami gangguan.
Menurut BBC, persoalan tersebut mendapat sorotan lebih besar setelah dua kecelakaan fatal yang melibatkan mobil listrik Xiaomi di China. Kegagalan daya diduga menjadi salah satu faktor yang membuat pintu sulit dibuka. Namun, hal tersebut tidak berarti kecelakaan tersebut disebabkan oleh Tesla atau bahwa kondisi yang sama terjadi pada semua mobil dengan gagang pintu tersembunyi.
Recall di China juga tidak hanya melibatkan Tesla. Produsen kendaraan China seperti XPeng, Xiaomi, dan Geely termasuk perusahaan yang terdampak kebijakan recall terkait persoalan keselamatan gagang pintu.
Secara keseluruhan, lebih dari 4 juta kendaraan dilaporkan terdampak recall terbesar yang berkaitan dengan persoalan tersebut di China.
China Akan Perketat Aturan Gagang Pintu Mobil
China sebelumnya telah mengumumkan aturan baru terkait desain gagang pintu kendaraan.
Mulai 1 Januari 2027, mobil baru yang dijual di China harus mempunyai mekanisme pembuka pintu mekanis pada bagian dalam maupun luar kendaraan.
Aturan tersebut menunjukkan bahwa otoritas keselamatan tidak hanya mempertimbangkan tampilan atau teknologi elektronik pada kendaraan, tetapi juga kemampuan penumpang keluar dari mobil ketika sumber daya listrik tidak tersedia.
Sistem mekanis tetap dianggap penting sebagai cadangan karena kecelakaan dapat merusak baterai, kabel, modul elektronik, atau sistem tegangan rendah yang digunakan untuk menjalankan berbagai fungsi kendaraan.
Persoalan serupa juga menjadi perhatian di Amerika Serikat. Regulator keselamatan lalu lintas AS sebelumnya menyelidiki laporan mengenai gagang pintu Tesla yang berhenti berfungsi dan menyebabkan beberapa anak dilaporkan terjebak di dalam kendaraan.
Pada Juli 2026, National Highway Traffic Safety Administration juga mengusulkan pembentukan standar keselamatan formal baru yang berkaitan dengan sistem pembukaan pintu kendaraan.
Ada Recall Tesla Lain yang Berbeda
Pada saat yang hampir bersamaan, Tesla juga menghadapi recall terpisah di China yang mencakup sekitar 2,74 juta Model 3 dan Model Y.
Namun, recall tersebut tidak berhubungan dengan gagang pintu.
Otoritas China menyebut persoalan pada recall kedua berkaitan dengan sistem pemantauan perhatian pengemudi ketika fitur bantuan mengemudi tertentu digunakan.
Tesla akan mengatasinya melalui pembaruan software OTA dengan menambahkan pemantauan melalui kamera kabin selain sistem yang sebelumnya memantau tekanan pada kemudi.
Karena itu, angka 2,98 juta Tesla yang menjadi pembahasan mengenai gagang pintu tidak boleh dicampur dengan sekitar 2,74 juta kendaraan pada recall terkait sistem bantuan mengemudi tersebut.
Penutup
Recall hampir 3 juta Tesla di China menunjukkan bahwa fitur sederhana seperti gagang pintu tetap memiliki peran penting dalam keselamatan kendaraan, bahkan ketika industri otomotif bergerak semakin jauh menuju sistem elektronik dan desain minimalis.
Masalah yang ditemukan bukan berarti jutaan Tesla memiliki gagang pintu rusak secara mekanis. Kekhawatiran utamanya adalah mekanisme pembuka pintu darurat yang sulit dikenali dan dioperasikan ketika kendaraan mengalami kondisi ekstrem, terutama jika sistem listrik tegangan rendah gagal setelah kecelakaan.
Dari sudut pandang keselamatan modern, keberadaan sistem mekanis yang mudah ditemukan menjadi penting sebagai cadangan ketika sistem elektronik tidak dapat digunakan. Perubahan aturan di China mulai 2027 juga memperlihatkan adanya kecenderungan regulator untuk memastikan inovasi desain kendaraan tidak mengurangi kemampuan pengguna melakukan evakuasi dalam keadaan darurat.
Referensi:
Why Nearly 3 Million Teslas Are Being Recalled in China - BBC News
Tesla Shanghai Co., Ltd. and Tesla Motors Beijing Co., Ltd. Recall Certain Domestically Produced and Imported Electric Vehicles - State Administration for Market Regulation of China
Sumber: