Liburan Berubah Mencekam, Ayah dan Dua Anak Hilang di Laut Thailand Selama 16 Jam

Liburan Berubah Mencekam, Ayah dan Dua Anak Hilang di Laut Thailand Selama 16 Jam

Keluarga Prancis Terombang-ambing, Image: DALL·E 3--

riau.disway.id - Sebuah keluarga asal Prancis mengalami kejadian menegangkan saat berlibur di Thailand. Seorang ayah berusia 50 tahun bersama dua putranya yang masih berusia lima dan tujuh tahun terombang-ambing di laut selama lebih dari 16 jam setelah jet ski yang mereka sewa mengalami masalah.

Ketiganya akhirnya ditemukan dalam kondisi kelelahan pada Jumat pagi setelah tim penyelamat melakukan pencarian di sekitar perairan Koh Samui dan menuju Koh Phangan.

Perjalanan Singkat Berakhir Menjadi Pencarian

Peristiwa tersebut bermula pada Kamis sekitar pukul 17.00 waktu setempat ketika sang ayah menyewa jet ski untuk perjalanan selama 45 menit di sekitar Koh Samui.

Koh Samui merupakan salah satu tujuan wisata populer Thailand yang banyak dikunjungi wisatawan internasional.

Namun, jet ski tersebut tidak kembali sesuai waktu yang telah ditentukan. Kondisi itu kemudian memicu kekhawatiran dan laporan kepada pihak berwenang.

Tim penyelamat segera melakukan pencarian dengan menggunakan speedboat dan sejumlah jet ski. Area pencarian mencakup perairan di sekitar Koh Samui hingga menuju pulau terdekat, Koh Phangan.

Jet Ski Dihantam Ombak

Sang ayah kemudian menjelaskan kepada petugas bahwa masalah terjadi ketika jet ski mereka dihantam gelombang yang cukup kuat.

Mesin kendaraan tersebut mati ketika perjalanan hampir selesai. Dalam kondisi laut yang bergelombang, jet ski kemudian terbalik dan membuat ayah serta kedua anaknya berada di tengah laut.

Pencarian harus dihentikan sementara pada malam hari karena kondisi gelap. Keluarga tersebut pun harus bertahan di laut hingga pencarian dilanjutkan keesokan harinya.

Ketiganya baru ditemukan sekitar pukul 10.00 pada Jumat pagi.

Artinya, mereka telah berada di laut selama lebih dari 16 jam sejak keberangkatan mereka pada Kamis sore.

Ditemukan Dalam Kondisi Lelah

Ketika ditemukan, sang ayah dan kedua anaknya disebut berada dalam kondisi pucat dan sangat kelelahan.

Pejabat pemerintah setempat Amorn Chomchoey mengatakan kepada AFP bahwa mereka juga telah menelan banyak air laut selama berada di tengah perairan.

Ketiganya kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan.

Beruntung, pemeriksaan medis tidak menemukan kondisi yang mengharuskan mereka menjalani perawatan lebih lanjut. Mereka diperbolehkan meninggalkan rumah sakit tidak lama setelah diperiksa.

Salah Satu Anak Bertahan di Atas Jet Ski

Rekaman penyelamatan memperlihatkan kondisi jet ski yang sebagian besar berada di bawah permukaan air akibat diterjang gelombang.

Salah seorang anak terlihat berada di bagian depan kendaraan tersebut. Sang ayah terlihat berada di dekat jet ski sambil memberikan tanda kepada tim penyelamat.

Ayah dan kedua anaknya diketahui mengenakan jaket pelampung ketika ditemukan.

Dalam situasi seperti ini, jaket pelampung menjadi perlengkapan penting karena dapat membantu seseorang tetap mengapung ketika berada di laut dalam waktu lama.

Terlebih lagi, kedua korban masih merupakan anak-anak yang menghadapi risiko lebih besar ketika harus bertahan di tengah laut dengan gelombang yang berubah-ubah.

Ibu dan Kakak Menunggu di Daratan

Selama ayah dan kedua anaknya belum ditemukan, anggota keluarga lainnya berada di pantai.

Ibu serta kakak dari kedua anak tersebut menunggu hingga akhirnya kabar mengenai penemuan mereka datang.

Ketiganya kemudian dibawa kembali ke tempat aman setelah dievakuasi dari laut.

Setelah mendapatkan pemeriksaan medis, keluarga tersebut memilih tetap berada di Thailand dan melanjutkan masa liburan mereka.

Pentingnya Keselamatan Saat Menggunakan Jet Ski

Insiden tersebut memperlihatkan bahwa aktivitas menggunakan jet ski memiliki risiko yang tidak boleh diabaikan.

Kondisi laut dapat berubah dalam waktu singkat. Kendaraan yang mengalami kerusakan mesin di tengah laut juga dapat membuat wisatawan kehilangan kemampuan untuk kembali ke pantai.

Risikonya semakin besar ketika aktivitas dilakukan bersama anak-anak.

Karena itu, wisatawan perlu memastikan penggunaan perlengkapan keselamatan, terutama jaket pelampung yang sesuai ukuran. Kondisi cuaca dan gelombang juga perlu diperhatikan sebelum kendaraan air digunakan.

Selain itu, wisatawan sebaiknya memahami wilayah operasi yang diperbolehkan dan mengetahui prosedur untuk meminta bantuan apabila terjadi keadaan darurat.

Berakhir Dengan Penyelamatan

Pencarian yang berlangsung sejak Kamis sore akhirnya membuahkan hasil pada Jumat pagi. Ayah dan kedua anaknya ditemukan masih berada di laut setelah melewati malam dalam kondisi yang sangat melelahkan.

Meskipun mengalami pengalaman menegangkan dan harus menjalani pemeriksaan medis, ketiganya akhirnya dapat kembali dengan selamat.

Keluarga tersebut kemudian memutuskan untuk tetap melanjutkan liburan di Thailand.

Penutup

Kejadian di Koh Samui menjadi pengingat bahwa perjalanan wisata yang terlihat sederhana dapat berubah menjadi keadaan darurat ketika faktor cuaca, gelombang, dan kerusakan kendaraan terjadi secara bersamaan.

Ayah dan dua anak tersebut berangkat untuk menikmati perjalanan jet ski selama kurang dari satu jam, tetapi akhirnya harus terombang-ambing di laut selama lebih dari 16 jam.

Penggunaan jaket pelampung, perhatian terhadap kondisi laut, serta kesiapan menghadapi keadaan darurat menjadi bagian penting dari keselamatan ketika melakukan aktivitas wisata air.

Referensi

BBC News, "Family stranded at sea for 16 hours after jet ski capsized in Thailand"

Agence France-Presse, laporan penyelamatan keluarga Prancis di Koh Samui

Bangkok Post, laporan insiden jet ski dan pencarian keluarga di Koh Samui

Nation Thailand, laporan mengenai penyelamatan keluarga wisatawan Prancis

Sumber: