Mobil Terbakar Saat Isi Pertalite, SPBU di Jalintim Pelalawan Hangus Dilalap Api

Mobil Terbakar Saat Isi Pertalite, SPBU di Jalintim Pelalawan Hangus Dilalap Api

Kebakaran hebat melanda SPBU Jalintim Pelalawan akibat korsleting minibus saat isi Pertalite. Petugas damkar berhasil padamkan api.--

RIAU, DISWAY.ID - Kebakaran hebat menghanguskan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Desa Lubuk Terap, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, Jumat (14/8/2026) pagi. Insiden mendadak ini merusak fasilitas SPBU dan sempat memacetkan arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Kobaran api bermula dari sebuah mobil minibus yang sedang mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite. Dugaan kuat mengarah pada korsleting sistem kelistrikan kendaraan yang memicu percikan api, hingga akhirnya membesar dan membakar area pompa BBM.

Api Merembet Cepat dan Sopir Melarikan Diri

Saksi mata sekaligus anggota DPRD Pelalawan, Nasaruddin US, menyebut peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 09.00 hingga 10.00 WIB. Api muncul mendadak dari dalam mobil, lalu membesar dalam hitungan detik dan menyambar dispenser Pertalite di dekatnya.

"Kejadian sekitar pukul 9 lewat atau jam 10 kurang. Api dari mobil yang isi minyak. Langsung besar," ujar Nasaruddin.

Si jago merah melalap habis dispenser Pertalite, merembet ke atap bangunan SPBU, hingga menjangkau dispenser Solar. Asap hitam pekat membumbung tinggi dari lokasi yang berada tepat di samping Rumah Makan Nilam Sari tersebut. Kepanikan luar biasa pun melanda warga serta pengguna jalan. Petugas SPBU berhamburan menyelamatkan diri, sementara pengemudi minibus melarikan diri meninggalkan lokasi.

"Sopirnya melarikan diri, nggak ada di lokasi setelah mobilnya terbakar. Damkar langsung datang memadamkan api," jelas Nasaruddin.

Tim Damkar Bergerak Cepat Padamkan Api

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Pelalawan, Indrawan Putra, mengonfirmasi musibah kebakaran yang menghanguskan sebagian besar area pengisian BBM tersebut. Pihaknya langsung mengerahkan regu Pemadam Kebakaran (Damkar) unit Sorek dan menyusulkan bantuan dari unit Ukui.

"Setelah dapat laporan, regu Damkar Sorek langsung saya perintahkan turun. Disusul regu Damkar dari Ukui. Mereka operasi pemadaman mulai pagi," ungkap Indrawan Putra.

Personel Damkar gabungan bergerak cepat mengendalikan situasi di lapangan. Petugas memfokuskan pemadaman total serta proses pendinginan untuk memutus potensi munculnya kembali titik api di sekitar lokasi. (*)

Sumber: