Lengan Kanan Bermasalah, Marc Marquez Nyaris Celaka di MotoGP Silverstone

Lengan Kanan Bermasalah, Marc Marquez Nyaris Celaka di MotoGP Silverstone

Marc Marquez, Image: @marcmarquez93 / Instagram--

riau.disway.id - Marc Marquez harus melewati salah satu balapan paling sulitnya musim ini ketika MotoGP menyambangi Silverstone. Bukan hanya kehilangan banyak poin, pembalap Ducati Lenovo tersebut juga mengungkap kondisi fisiknya yang membuatnya kesulitan mengendalikan motor.

Marquez finis di posisi ketujuh pada balapan utama. Hasil itu menjadi salah satu penampilan terburuknya sejak menjalani operasi pada Mei untuk mengatasi saraf yang tertekan.

Yang paling mengkhawatirkan justru muncul setelah balapan. Marquez mengatakan lengan kanannya tidak lagi berada dalam kondisi yang memungkinkan dirinya mengendalikan motor seperti biasanya.

Marquez Mengaku Kesulitan Mengendalikan Motor

Dalam rekaman video Inside Ducati, Marquez terlihat berbicara dengan anggota tim setelah menyelesaikan balapan.

Ia menjelaskan bahwa persoalan utama kali ini bukan semata-mata performa motornya. Kondisi fisiknya ikut membuat situasi menjadi jauh lebih sulit.

"Secara fisik saya tidak berada di sana," ujar Marquez.

Ia kemudian mengungkapkan bahwa dirinya bahkan merasa berada dalam situasi yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.

"Saya berada dalam risiko mengalami kecelakaan. Saya tidak bisa mengendalikan lengan kanan saya."

Pengakuan tersebut menjadi perhatian karena balapan MotoGP membutuhkan kontrol yang sangat presisi terhadap motor, terutama ketika pembalap melakukan pengereman keras dan mengubah arah dalam kecepatan tinggi.

Sempat Kehilangan Bagian Depan Motor

Marquez juga mengungkapkan bahwa masalah tersebut terasa ketika ia mencoba mempertahankan kecepatan di beberapa bagian sirkuit.

Ia menyebut sempat kehilangan bagian depan motor di Tikungan 1 dan Tikungan 9.

Situasi seperti itu tentu menjadi perhatian bagi seorang pembalap yang sedang berada dalam persaingan perebutan gelar. Sedikit kesalahan dalam mengontrol motor dapat berakhir dengan kecelakaan.

Marquez akhirnya memilih bertahan dan menyelesaikan balapan. Namun, performanya tidak cukup untuk bersaing dengan para pembalap terdepan.

Aprilia Kuasai Podium Silverstone

Performa Ducati di Silverstone juga tidak sesuai ekspektasi.

Aprilia justru tampil dominan dan berhasil menguasai tiga posisi teratas. Marquez menjadi pembalap Ducati dengan hasil terbaik ketiga setelah Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio.

Bagi Marc, finis ketujuh jelas bukan hasil yang diharapkan. Apalagi ia datang ke Silverstone dengan harapan kondisi fisiknya akan lebih baik setelah jeda musim panas.

Sebelumnya, ia juga menghadapi persoalan degradasi ban belakang saat Sprint. Penggunaan ban belakang kompon lunak membuat performanya mengalami penurunan signifikan.

Masalah ban tersebut kemudian diikuti persoalan fisik pada balapan utama.

Bagnaia Juga Gagal Menyelesaikan Balapan

Nasib Ducati semakin buruk karena Francesco Bagnaia tidak mampu menyelesaikan balapan.

Bagnaia mengalami kecelakaan ketika berada di posisi ke-15. Pembalap Italia itu sendiri mengaku kesulitan menjelaskan penyebab insiden tersebut.

Ia bahkan membuka kemungkinan terdapat sesuatu di permukaan lintasan yang menyebabkan motornya kehilangan kendali.

Dengan Marquez hanya finis ketujuh dan Bagnaia gagal mencapai garis finis, Silverstone menjadi akhir pekan yang sangat mengecewakan bagi Ducati.

Jarak dengan Jorge Martin Melebar

Hasil di Silverstone juga membuat posisi Marquez dalam perebutan gelar semakin sulit.

Ia kini tertinggal 40 poin dari Jorge Martin yang berada di puncak klasemen.

Selisih tersebut memang masih bisa dikejar karena musim masih berjalan, tetapi setiap kehilangan poin dapat menjadi sangat mahal dalam persaingan yang ketat.

Marquez membutuhkan hasil konsisten pada balapan-balapan berikutnya. Namun, sebelum memikirkan perolehan poin, kondisi fisiknya menjadi persoalan yang harus diperhatikan.

Operasi Mei Masih Menjadi Sorotan

Marquez menjalani operasi pada Mei untuk mengatasi masalah saraf yang tertekan. Setelah menjalani proses pemulihan, ia berharap jeda musim panas bisa membantunya kembali ke kondisi yang lebih baik.

Silverstone justru menunjukkan bahwa proses tersebut belum sepenuhnya selesai.

Pengakuannya mengenai lengan kanan memberikan gambaran bahwa pemulihan fisik masih menjadi bagian penting dari perjuangannya musim ini.

Bagi pembalap MotoGP, kekuatan dan kontrol lengan sangat penting karena tangan menjadi salah satu titik utama untuk mengendalikan motor. Pengereman, akselerasi, perubahan arah, dan menjaga stabilitas motor semuanya membutuhkan koordinasi fisik yang sangat baik.

Ketika kemampuan tersebut terganggu, risiko kesalahan di lintasan otomatis meningkat.

Marquez Kini Menghadapi Tantangan Ganda

Marquez kini menghadapi dua persoalan sekaligus. Ia harus mengejar ketertinggalan 40 poin dari pemimpin klasemen, tetapi di saat yang sama harus memastikan kondisi tubuhnya benar-benar pulih.

Silverstone memperlihatkan bahwa kecepatan saja tidak cukup untuk memenangkan pertarungan panjang dalam MotoGP.

Jika masalah fisik kembali muncul, Marquez bisa kehilangan lebih banyak poin atau bahkan menghadapi risiko kecelakaan yang lebih besar.

Karena itu, seri berikutnya akan menjadi ujian penting. Bukan hanya untuk melihat apakah Ducati mampu kembali kompetitif, tetapi juga untuk mengetahui apakah kondisi lengan kanan Marquez sudah membaik.

Penutup

Silverstone menjadi akhir pekan yang ingin segera dilupakan Marc Marquez. Finis ketujuh bukan satu-satunya masalah karena pembalap Ducati itu juga mengaku kehilangan kendali atas lengan kanannya dan merasa berada dalam risiko mengalami kecelakaan.

Dengan selisih 40 poin dari Jorge Martin, Marquez masih memiliki peluang dalam perebutan gelar. Namun, sebelum mengejar poin, kondisi fisiknya harus menjadi prioritas.

Jika mampu kembali ke kondisi terbaik, Marquez masih memiliki peluang untuk bangkit. Tetapi jika masalah pada lengan kanannya berlanjut, perjuangannya mempertahankan posisi dalam persaingan gelar MotoGP bisa menjadi jauh lebih berat.

 

Referensi:
Crash.net, “Marc Marquez reveals ‘no control over my right arm’ in Silverstone MotoGP”

Sumber: