Hari Anak Nasional 2026, Riau Fokus Siapkan Generasi Emas 2045

Hari Anak Nasional 2026, Riau Fokus Siapkan Generasi Emas 2045

Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Halaman Kantor Gubernur Riau<--

RIAU, DISWAY.ID - Hari Anak Nasional 2026 menjadi momentum Pemerintah Provinsi Riau untuk memperkuat komitmen terhadap perlindungan dan pemenuhan hak anak. Pemprov Riau menilai investasi pada anak menjadi salah satu fondasi penting untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

Pesan tersebut mengemuka dalam peringatan HAN 2026 di Halaman Kantor Gubernur Riau pada Minggu (26/7/2026). Pemerintah daerah mendorong kolaborasi lintas sektor agar anak-anak mendapatkan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang.

Riau Dorong Kebijakan yang Berpihak pada Anak

Mewakili Pemprov Riau, Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau Zulkifli Syukur mengatakan peringatan HAN tidak boleh berhenti sebagai agenda tahunan. Momentum tersebut harus menjadi pengingat untuk memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat dalam memenuhi hak anak.

Zulkifli menegaskan pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan anak. Kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu langkah untuk membangun lingkungan yang ramah bagi pertumbuhan generasi muda.

“Hari Anak Nasional bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momentum nasional untuk meneguhkan komitmen seluruh elemen bangsa dalam memenuhi hak setiap anak Indonesia,” ujar Zulkifli Syukur.

Menurutnya, perlindungan anak juga harus hadir dalam bentuk nyata. Setiap anak perlu merasa aman serta memperoleh perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan.

Kualitas Anak Jadi Penentu Masa Depan

Zulkifli juga mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak cukup hanya melihat perkembangan infrastruktur atau pertumbuhan ekonomi. Pemerintah perlu memperhatikan kualitas sumber daya manusia yang terbentuk sejak usia dini.

Menurut Zulkifli, kualitas generasi muda akan ikut menentukan arah masa depan Indonesia. Karena itu, pembangunan anak menjadi bagian penting dalam agenda jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045.

“Masa depan Indonesia tidak hanya dibangun melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui hadirnya generasi anak yang sehat, bahagia, dan berkarakter,” jelasnya.

Ia meyakini anak yang memperoleh perlindungan secara baik akan memiliki ruang lebih besar untuk mengembangkan potensinya. Lingkungan yang mendukung menjadi salah satu faktor penting agar anak dapat tumbuh secara optimal.

79,9 Juta Anak Jadi Perhatian

Berdasarkan data kependudukan nasional dalam bahan tersebut, jumlah anak di Indonesia mencapai sekitar 79,9 juta jiwa. Angka itu setara dengan lebih dari seperempat total penduduk Indonesia.

Besarnya jumlah tersebut menunjukkan pentingnya kebijakan yang mampu memenuhi kebutuhan anak secara menyeluruh. Riau juga menghadapi tantangan serupa karena lebih dari 30 persen populasinya masuk kelompok usia anak.

Dengan proporsi tersebut, Pemprov Riau menilai pemenuhan hak anak perlu menjadi perhatian bersama. Pemerintah juga menekankan pentingnya memastikan setiap anak memperoleh hak dasar tanpa diskriminasi.

Hak Anak Harus Dijamin

Hak dasar anak mencakup sejumlah aspek penting dalam kehidupan. Anak memiliki hak untuk hidup, tumbuh dan berkembang, memperoleh perlindungan dari kekerasan, serta menyampaikan pendapat.

Sumber: